0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan: Penghancuran SDN Mojo Salahi Aturan

Gapuro atau pintu masuk bekas SD Negeri Mojo yang masih tersisa. Sekarang tempat itu dijadikan bagian dari Pasar Bunder Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Komisi IV DPRD Sragen akan memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sragen terkait temuan komisi tersebut dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di bekas bangunan SD Negeri Mojo yang sekarang berubah menjadi bagian dari Pasar Bunder.

Dewan akan mendukung upaya pihak sekolah untuk menghidupkan kembali SD Negeri Mojo. Karena dari temuan Komisi IV, selain pasar yang dibangun sekarang akhirnya mangkrak, juga penghancuran SD tersebut disinyalir melanggar sejumlah aturan.

Dalam Sidak yang dipimpin Ketua Komisi IV, Suhardjo, Rabu (23/1), selain melihat lokasi Pasar Bunder yang dibangun di bekas SDN Mojo, mereka juga mengunjungi SDN Mojo 5 dan 8 yang sementara menjadi tempat kegiatan belajar mengajar SDN Mojo. Ikut serta dalam rombongan sidak itu Wakil Ketua Komisi IV, Sri Pambudi, Sekretaris Aris Surawan dan anggotanya, Husein Kusyaini.

Sekretaris Komisi IV, Aris Surawan menyatakan, pihaknya akan segera memanggil Dinas Pendidikan untuk membahas permasalahan tersebut, terkait keinginan warga yang menghendaki agar SDN Mojo dibangunkan gedung baru di lokasi awal. Selain tidak maksimalnya fungsi pasar, juga telah melangar berita acara serah terima penguasaan dan tanggungjawab lahan SD Negeri Mojo.

“Dalam berita acara atau MoU itu, ada salah satu pasal yang menyebut lahan itu diserahkan sepanjang dipergunakan untuk sekolahan. Tidak diperbolehkan untuk merubah peruntukannya. Makanya harus ada kajian ulang dengan pihak terkait untuk mencari solusinya,” terang Aris kepada wartawan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge