0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penggemar Burung Dikurung Gara-gara Mencuri Burung

Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi, menitipkan kembali barang bukti burung ocehan kepada pemiliknya untuk dipelihara. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Spesialis pencuri burung ocehan, Sutrisno (30), warga Dukuh Kenatan RT 12, Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen, mengaku telah 8 kali melakukan pencurian burung. Terakhir Sutrisno yang juga penggemar burung ini melakukan aksinya di Dukuh Brambang RT 30, Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, Sragen.

Tapi untuk aksi yang terakhir ini dia berhasil ditangkap ketika akan membawa kabur burung Cucak Hijau senilai Rp 12.000.000 milik Sugini (40). Awalnya tersangka yang sudah berniat mencari sasaran menyelinap di rumah korban. Situasi rumah yang sepi, dimanfaatkan oleh tersangka untuk segera mengeksekusi dan mengeluarkan burung milik korban dari sangkarnya.

Setelah burung berhasil dikeluarkan dan tersangka berniat meninggalkan rumah korban dengan mengendarai sepeda motor. Namun aksi tersebut diketahui oleh saksi, istri korban yang memergoki tersangka yang kabur. Mengetahui kejadian itu, saksi langsung meneriaki maling yang didengar oleh tetangga sekitar. Lantas warga pun langsung keponthal-ponthal mengejar tersangka dan berhasil menangkapnya. Tersangka kemudian diserahkan ke Polsek Kedawung.

Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi, Kamis (24/1) menyatakan, tersangka mengaku telah melakukan pencurian burung di 8 lokasi di Sragen. “Tiga kali di Kecamatan Kedawung, tiga kali di wilayah Gondang, dua kali di wilayah Karangmalang dan Ngrampal. Sasarannya adalah jenis burung ocehan,” kata Kapolres kepada wartawan.

Susetio menjelaskan, dalam melakukan aksinya tersangka berpura-pura sebagai petugas pencatat meteran listrik dan air (PDAM). Namun begitu rumah dalam keadaan sepi atau pemilik burung lengah, tersangka langsung melakukan aksinya dan segera pergi.

“Disaat pemilik lengah, pelaku langsung beraksi mengambil burung dari sangkar. Akibat perbuatan yang dilakukan ini, tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menunjukkan barang bukti burung ocehan dari berbagai jenis. Selain itu burung-burung itu juga dititipkan kembali kepada pemiliknya untuk dipelihara. Jika nanti petugas sewaktu-waktu memerlukan maka burung itu akan dikembalikan untuk kepentingan penyidikan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge