0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nonton Gunungan Mepet-mepet, Ternyata Nyopet

Empat terduga copet diamankan saat Grebeg Maulud di Masjid Agung Surakarta, Kamis (24/1). (Dok.Timlo.net/ Iwan Dwi Wahyu Anggara)

Solo¬†— Antusias ribuan pengunjung Sekaten yang menyaksikan Grebeg Maulud di Masjid Agung Surakarta bisa dibilang menjadi kesempatan dalam kesempitan. Bagaimana tidak? Saat pengunjung saling berdesakan itulah, tangan-tangan jahil mulai bergerilya.

Seperti tangan seorang buruh bangunan ini yang mencoba merogoh saku celana salah seorang pengunjung. Namun sial, aksi ini keburu ketahuan oleh korban. Korban pun langsung berteriak. Siswanto akhirnya diamankan di Mapolsek Pasar Kliwon, Kamis (24/1).

“Saat itu saya merogoh saku celana korban, namun tangan korban kemudian memegang tangan saya lalu dia (korban) berteriak,” ujar Siswanto.

Kepada wartawan Siswanto mengaku terpaksa memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan itu karena memerlukan uang untuk berobat anaknya yang sedang sakit.

Dari informasi yang dihimpun Timlo.net di Mapolsek Pasar Kliwon, Siswanto (44) warga Timuran (Barat Gedung MTA) Banjarsari, Solo ini diamankan bersama ketiga terduga copet yang disinyalir sindikat copet yang meresahkan para pengunjung Sekaten. Ketiga orang itu antara lain Kaharno (75) warga Grogolan RT 2/ RW 4 Ketelan, Banjarsari, Solo; Yusuf Supriyanto (50) warga Purwoprajan RT 4/ RW 29 Jebres, Solo, dan Wahyono (31) warga Semanggi RT 3/ RW 18 Pasar Kliwon, Solo.

“Keempat orang yang diduga copet ini diamankan beserta beberapa barang bukti yakni, 1 buah HP Nokia 2100, Dompet warna pink isi uang Rp. 2.000,- dan surat-surat,” ujar Kapolsek Pasar Kliwon AKP Parni Handoko melalui Kanit Reskrim Polsek Pasar Kliwon Iptu Teguh Sujadi kepada wartawan, Kamis (24/1) siang.

Teguh menambahkan, saat ini keempat terduga copet ini masih dalam pengembangan pembuktian lebih lanjut.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge