0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswa MTS Tenggelam di Embung Musuk

Petugas SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Embung Musuk, Boyolali. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Seorang pelajar MTS kelas 2 terpeleset saat bermain di Embung Musuk hingga tewas, Kamis (24/1) pagi. Korban, Tri Mulyanto (14) warga Dukuh Jetis, Desa Sukorame, Musuk, ditemukan tim SAR gabungan di kedalaman tujuh meter setelah enam jam dalam pencarian. Korban ditemukan di dekat lokasi terpeleset pertama kali.

Proses evakuasi terhadap korban berjalan sangat lama, dari mulai pukul 10.00 WIB dan baru ditemukan pukul 15.40 WIB karena terkendala minimnya perlengkapan serta cuaca. Tim SAR gabungan dengan Brimob Gunung Kendil Mojosongo, sejak pagi melakukan penyisiran disepanjang Embung dengan ukuran 80  X 100 meter. Selain terjun langsung ke dalam embung, petugas juga menggunakan bilah bambu di sepanjang embung agar jasad korban bisa naik ke permukaan. Selain itu, endapan lumpur didalam embung juga menyulitkan petugas.

“Minimnya perlengakapan dan titik yang berubah-ubah, tadi pukul 13.00WIB  sudah bisa temukan titiknya, tapi hilang lagi,” ungkap Komandan SAR Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetya, ditemui usai evakuasi korban.

Korban sendiri terpeleset ke dalam Embung dengan kedalaman tujuh meter saat bersama dengan dua temannya bermain di sekitar embung. Saat itu, korban berada di Geomembran trap tiga atau bagian bawah, sedang dua temannya berada di atas. Ketiganya sempat diingatkan warga agar tidak bermain di sekitar embung apalagi kondisi hujan. Setelah diperingatkan kedua rekan korban mengajak korban untuk pulang.

“Saat hendak pulang itulah, korban naik keatas tapi terpeleset dan terjatuh kedalam embung dan tenggelam,” paparnya.

Jenasah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pandanaran Boyolali untuk divisum, setelah itu diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge