0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Talut Baru Setahun Dibangun kok Sudah Ambrol?

Wonogiri — Ambrolnya talut lantaran gerusan air masih saja didapati di Wonogiri. Kemarin, talud sepanjang sekitar 150 meter di Cek Dam Brangkal DAS (Daerah Aliran Sungai) Keduang ambrol. Kerugian disebut-sebut mencapai ratusan juta rupiah.

Talut tersebut berlokasi di Dusun Sasap RT 1 RW 6, Desa Gedong, Ngadirojo. Diameter panjangnya mencapai 150 meter, tinggi 5 meter, dan lebar setengah meter. Talut yang berada di sisi utara DAS Keduang itu ambrol, Rabu (23/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut penuturan Kepala Dusun Sasap, Yadi, talud menjadi ambrol dan bergeser sekitar dua meter ke tengah sungai. Penyebabnya, bagian urukan belakang talud terkena gerusan air hujan. Dan semakin lama mendorong serta menggeser badan talud ke sungai.

Melalui sambungan telepon, Camat Ngadirojo, Muhammad Ainur Ridho, Kamis (24/1) mengemukakan, talud tersebut baru setahun dibangun dan berada di bawah wewenang BBWSBS (Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo). Lantaran itulah, pihaknya tidak bisa menentukan berapa kisaran kerugian yang ditimbulkan. Namun sumber lain dari ahli teknik bangunan menyebut, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan surat pemberitahuan pelaksanaan pekerjaan pembangunan talud, penyedia jasa konstruksi adalah PT. Raharja Mulia, Klaten. Dan penyedia jasa konsultansi/supervisi PT Inakko Internasional Konsulindo yang
berkantor di Tebet, Jakarta Selatan. Pejabat Pembuat Komitmen adalah Prasarana Konservasi Sumberdaya Air, SNVT PJSA Bengawan Solo, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

Disisi lain, luberan air di Jalan Raya Wonogiri – Pacitan, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi masih saja terjadi akibat tiadanya selokan. Akibatnya, pengendara mesti ekstra hati-hati melibasnya. Terlebih jalanan sekitar daearah itu berlubang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge