0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengoperasian Railbus Tak Jelas

Stasiun Solo Kota (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo – Pengoperasian kembali Railbus bakal molor lagi. Banyak permasalahan yang belum terselesaikan antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VI Yogyakarta dengan Pemkot Solo.

Pada awal pekan ini, Pemkot melakukan pembicaraan dengan PT KAI untuk membicarakan pengoperasian kembali Railbus sejak akhir tahun lalu. Pembicaraan kekduanya pun mengalami jalur buntu.

Akhir tahun lalu, Railbus mengalami kerusakan mesin dan sudah diperbaiki di PT Industri Nasional KA (INKA). Kini, manakala mesin Railbus sudah siap dioperasikan, sejumlah persoalan membelit yang menyebabkan mundurnya pengoperasian Railbus. “Masih ada beberapa persoalan. Diantaranya Railbus tidak bisa beroperasi pada jalur Solo – Yogyakarta. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak memperbolehkannya,” kata Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Sri Winarto, Rabu (23/1) melalui jaringan telepon.

Awalnya, Railbus beroperasi pada rute Yogyakarta – Solo – Sukoharjo. Oleh karena Railbus tidak diperkenankan melalui rute Solo – Yogyakarta oleh Kemenhub, maka ke depan hanya akan melewati jalur Solo – Sukoharjo saja.

Selain masalah rute, persoalan lain yang menjadi penghambat beroperasinya kereta api senilai Rp. 16,9 Miliar tersebut pada pemberian Public Service Obligation (PSO) atau subsidi bagi wilayah yang dilalui Railbus. PT KAI meminta subsidi kepada Pemkot Solo dengan alasan KAI selama ini selalu rugi pada rute Solo – Sukoharjo.

“Tingkat okupansi pada jalur itu (Solo – Sukoharjo) selama ini  kurang dari 30 persen. Padahal idealnya minimal 60 persen,” terang Winarto.

Selain itu, PT KAI juga meminta kepada Pemkot menyediakan personelnya untuk menjaga perlintasan KA di sejumlah titik persimpangan rel KA. Sebelum dipenuhi, KAI masih enggan mengoperasikan Railbus.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika  (Dishubkominfo) kota Solo Yosca Herman Soedrajat mengemukakan, pihaknya akan melakukan pembicaraan lagi dengan KAI untuk membicarakan masalah tersebut. Dirinya menyesalkan tindakan KAI yang memberi keputusan seperti itu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge