0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Foya-foya kok Njambret 8 Kali

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, bersama 2 tersangka pelaku penjambretan di wilayah Sragen, Rabu (23/1). (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Komplotan jambret anak baru gede (ABG) yang telah beraksi sedikitnya 8 kali di wilayah Sragen berhasil dibekuk jajaran Polres Sragen. Dua pelaku di antaranya telah diringkus beberapa hari lalu, sedangkan 2 orang lainnya berhasil melarikan diri dari kejaran petugas dan dinyatakan buron.

Kedua pelaku yang ditangkap, Chalis Kus Achdiatma (21) dan Andri Saputro (23), keduanya warga Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, Rabu (23/1) mengatakan, pelaku telah melakukan penjambretan sebanyak 8 kali di wilayah Sragen, seperti Kalijambe, Gemolong dan Miri.  “Terakhir pelaku tertangkap setelah merampas perhiasan milik seorang PNS,” jelas Kapolres dalam keterangan persnya kepada wartawan.

Menurut Susetio, 2 pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam DPO. Untuk mereka yang tertangkap dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sedangkan dari pengakuan tersangka Andri, bahwa mereka beraksi berjumlah 4 orang. Aksi mereka seluruhnya di wilayah Sragen sebanyak 8 kali. Sasaran penjambretan adalah kalung atau  perhiasan lainnya.

“Hasilnya kami jual untuk foya-foya, dari penjualan terbesar sempat laku Rp 3 juta. Namun dalam aksi kami belum pernah tertangkap,” ujar Andri.

Seperti diberitakan Timlo.net sebelumnya, komplotan terakhir beraksi ketika melakukan penjambretan terhadap Endang Murnaningsih (55), seorang PNS warga Kedungringin, Kalijambe, Sragen. SIni Diaaat itu pelaku merampas kalung milik korban seberat 5 gram.

Korban yang berteriak minta tolong didengar petugas Polsek Kalijambe yang tengah melakukan patroli. Seketika polisi dan warga sekitar langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil menangkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge