0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Longsor Bengawan Solo Meluas, 24 Pekarangan Bablas

Perangkat Desa Dalangan, Tawangsari, Sukoharjo menunjukkan pekarangan warga yang hanyut (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — Longsor akibat tergerus aliran sungai Bengawan Solo di Kecamatan Bulu dan Tawangsari, Kabupaten Sukoharko terus meluas. Hingga saat ini, sedikitnya 24 petak pekarangan milik warga hanyut mengikuti aliran sungai tersebut.

Sebanyak 24 pekarangan tersebut, terbagi di antaranya 2 pekarangan di Dukuh Weko, Desa Ngasinan dan 7 pekarangan di Dukuh Kadutan, Desa Lengking (Kecamatan Bulu), serta 15 pekarangan di Desa Dalangan (Tawangsari).

Kepala Desa Dalangan, Tawangsari, Bagyo Slameto, Rabu (23/1) mengungkapkan, selain 15 lahan pekarangan yang sudah hanyut tergerus aliran Bengawan Solo, diketahui ada 3 rumah warga yang juga terancam hanyut. Ketiga rumah tersebut masing-masing merupakan rumah milik Wagiyem Rt 02/ Rw 03, rumah Sunardi dan Pak Sis di Dukuh Gedungan Rt 02/ Rw 07 Desa Dalangan.

“Kejadian ini sudah lama. Hanya saja dulu pemerintah desa sempat mengadu ke DPRD Sukoharjo. Namun hingga saat ini juga belum tertangani. Sejumlah wakil rakyat dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) juga sudah pernah meninjau lokasi,” ujar Kepala Desa Dalangan.

Pihaknya berharap, pemerintah daerah segera memberikan solusi atas masalah yang mengancam warga tersebut berupa relokasi. Selain relokasi,  BBWSBS juga diminta membuat talud agar tebing di tepi aliran sungai Bengawan Solo tidak terus menggerus tanah milik warga.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge