0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketrampilan Siswa Rendah, Bagaimana Peran Guru BK?

(Ilustrasi) Siswa SMK sedang mengasah ketrampilan memasak agar menjadi wirausahawan bidang kuliner (dok.timlo.net/niza novita)

Solo — Profesionalisme guru Bimbingan Konseling (BK) perlu dicermati secara khusus. Pasalnya sampai saat ini kualitas life skill di kalangan siswa masih sangat rendah.

Ketua Forum Komunikasi Guru Bimbingan Konseling Kota Solo, Drs Sugeng, mengatakan, guru BK harus mampu lebih responsif terhadap permasalahan siswa. Hal ini sangat berkaitan dengan kurikulum 2013 yang fokus kepada pengembangan kompetensi siswa.

“Kurikulum 2013 nantinya lebih mengacu pada keterampilan sikap dan ini perlu disampaikan kepada siswa. Agar perubahan sikap, tingkah laku moral siswa lebih baik,” katanya usai mengikuti workshop mengembangkan life skill menuju kemandirian siswa yang digelar di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Selasa (22/1).

Sementara itu dosen FKIP Unisri, Ar Koesdyantho memaparkan, guru BK sebagai konselor sekolah yang lebih memahami peserta didik dapat memacu kemandirian siswa melalui potensi atau talenta sisswa. “Peningkatan mutu life skill bisa dengan cara mengenali potensi siswa. Jika siswa memiliki bakat maka dari bakat terebut bisa kita kembangkan dan mengondisikan siswa pada lingkungan yang sesuai,” katanya.

Melalui kegiatan workshop yang dihadiri koordinator guru BK SMA, MA, SMK se-Soloraya tersebut, Sugeng berharap para guru BK mampu menguasai bidang ilmu secara profesional sehingga dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi siswa. Seperti halnya masalah pribadi, akademik dan sosial.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge