0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Baru Keluar Bui kok Simpan Sabu, ya Dibui Lagi

Tersangka kasus Narkoba, AF alias Peno (21) saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo (dok.timlo.net/iwan dwi wahyu)

Solo — AF alias Peno (21) warga Banjarsari, Solo harus kembali masuk penjara (bui) setelah kembali ditangkap polisi lantaran menyimpan obat terlarang dan sabu-sabu di rumahnya. Peno, diketahui baru menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wonogiri November 2012 lalu.

Informasi yang dihimpun Timlo.net di Mapolresta Solo menyebutkan, Peno ditangkap di Priyobadan RT 03/ RW 04 Sriwedari, Laweyan, Solo. “Dari informasi masyarakat, kami menggeledah tersangka dan ditemukan psikotropika berupa 10 butir Calmlet 2mg dan didalam tas ditemukan 1 paket sabu,” ujar Kapolresta Solo Kombes Pol Asdjima’in melalui Kasubag Humas Polresta Solo AKP Sis Raniwati, Selasa (22/1) siang.

Dari penangkapan tersebut, lanjut AKP Sis Raniwati, polisi menyita 1 paket sabu, 10 butir pil Calmlet 2mg, 1 buah HP merk Maxtron dan sepeda motor Yamaha Yupiter MX Nopol AD 6560 EU sebagai barang bukti.

“Kepada pelaku akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU No 35 tahun 09 tentang Narkotika dan atau pasal 60 ayat (2), (3), (4) dan atau pasal 62 UURI No 5 th 97 tentang psikotropika ancaman pidana 1 sampai 5 tahun penjara,” tegas mantan Kapolsek Pasar Kliwon ini.

Sementara, Peno mengaku sabu-sabu tersebut dibelinya seharga Rp 1.300.000 dari seseorang di LP Sragen bernama U, dan 10 butir Calmlet dibeli seharga Rp 110.000 dari DH.

“Saya beli sabu dari U, transaksi melalui SMS, kemudian transaksi pengambilan barang dilakukan di daerah Warung Pelem, barangnya diletakkan di tiang listrik,” ujar laki-laki yang biasa parkir di sebuah hotel di Solo ini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge