0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Beberkan Dugaan Pengguna Jasa “Marmut”

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo —  Isu seputar makelar mutasi (Marmut) sedikit demi sedikit mulai terkuak. Walikota Solo Hadi Rudyatmo secara terang-terangan telah menemukan siapa orang yang dimaksud dalam pesan sms yang dikirim pada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Solo, Etty Retnowati beberapa waktu lalu terkait dugaan praktek “Marmut”.

Penelusuran pertama kali dilakukan dengan mencari siapa pengirim SMS tersebut. Kala itu, pengirim SMS menyampaikan pesan melalui handphone Etty Retnowati yang berisi: Apa benar Bu, jabatan bisa dibeli. Kalau benar, Si ‘A’ memang iya, pasti pakai pelicin.

Dari penelusuran pengirim SMS tersebut, Rudy, sapaan Walikota, akhirnya mengetahui siapa si ‘A’ yang dimaksud. “Tak blakke sisan (saya terus terang sekalian –Red). Ada orang yang SMS pada Bu Etty (Kepala BKD), menyampaikan yang namanya Handoko katanya menjadi kepala dinas harus membayar. Nah, membayar dengan siapa ini yang perlu kita cari,” kata Rudy kepada wartawan, Selasa (22/1) usai meresmikan Pasar Nongko.

Dirinya menyebutkan, orang yang bernama Handoko tersebut merupakan pejabat struktural yang diduga memanfaatkan jasa “Marmut” untuk bisa menempati jabatan tertentu dalam mutasi jabatan mendatang. “Dari Eselon IV mau promosi ke Eselon III,” terangnya.

Dari penelusuran yang dilakukan, ternyata pelapor atau pengirim SMS adalah teman Handoko sendiri. Motif pengiriman SMS tersebut, menurut Rudy, adalah rasa iri. Pelapor menduga orang yang bernama Handoko menggunakan jasa “Marmut” agar bisa dipromosikan menempati jabatan Kepala Bidang tertentu.

Meski sudah mengantongi nama, namun Handoko hingga kini belum dipanggil oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Dengan adanya kasus ini, kemungkinan besar kenaikan jabatan bagi Handoko akan ditunda. “Jika memang benar terlibat, tidak akan dipromosikan dulu,” tegasnya.

Sementara, Kepala BKD Kota Solo Etty Retnowati enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut. “Saya rasa semua sudah ditangani Walikota,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge