0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wow! Harga Tanah di Solo Baru Capai Rp 24 Juta per Meter

Kawasan Solo Baru, Grogol, Sukoharjo (dok.timlo.net/abednego)

Sukoharjo —  Harga tanah di Solo Baru, Grogol, Sukoharjo terus mengalami kenaikan signifikan dalam dua tahun terakhir. Hingga saat ini saja, harga tanah di kawasan tersebut melambung hingga Rp 24 juta per meter persegi.

Menggilanya harga tanah di Solo Baru tersebut disinyalir seiring hadirnya sejumlah mal dan hotel pada tahun ini. “Awalnya harga tanah di Solo Baru sekitar Rp 9 juta per meter. Terus naik hingga Rp 12 juta sampai Rp 15 juta. Kini harga tanah di situ menggila mencapai Rp 24 juta per meter persegi,” ujar Sekda Sukoharjo Agus Santosa, Selasa (22/1).

Menurutnya, kenaikan harga tanah di Kawasan Solo Baru tersebut diimbangi dengan naikknya retribusi daerah dan pajak. Hal itu sangat mempengaruhi kenaikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sukoharjo, termasuk dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan bangunan (BPHTB). Pasalnya, nilai jual tanah, menjadi acuan besaran BPHTB yang dibayarkan pemilik kepada pemerintah.

“Ditambah lagi dengan dilimpahkannya pengelolaan PBB  (Pajak Bumi dan Bangunan) kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo pada 2012 dapat memberikan sumbangan PAD yang tinggi. Jika harga tanah naik, maka BPHTB juga akan naik. Sumbangan PAD yang diberikan kepada Pemkab juga terus naik,” ungkap Sekda Agus Santoso.

Ditambahkan, tahun 2009-2010 besaran sumbangan PAD dari BPHTB hanya berkisar antara Rp 9 miliar hingga Rp 11 miliar. Jumlah tersebut lantaran Pemda hanya mendapatkan 20 persen dari total BPHTB sebelum PBB di kelola secara pribadi. “Setelah PBB kita ambil alih pada 2012, kita dapat menerima sumbangan dari BPHTB yang mencapai Rp 22 miliar,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge