0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mendadak Miskin, Warga Dapat Kartu Jamkesda

dr Guntur Subiyantoro, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo —  Untuk mengkover warga miskin yang tidak masuk dalam data Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Pemkab Sukoharjo bakal menerbitkan Kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) mulai tahun 2013.

“Kita akan terbitkan Kartu Jamkesda untuk mengkover warga miskin yang tidak masuk dalam data Jamkesmas program pemerintah pusat. Untuk menerbitkan kartu kita gunakan acuan rekomendasi dari RT, RW, pemerintah desa hingga pemerintah kecamatan, dan SK Bupati,” ujar Kepala DKK Sukoharjo dr Guntur Subiyantoro, Selasa (22/1).

Dijelaskan, saat ini data warga miskin yang masuk dalam database Jamkesda sebanyak 98 ribu jiwa. Jumlah tersebut belum termasuk kategori miskin mendadak karena alasan tertentu. “Ada kebijakan lain misalnya ada orang mampu tetapi tiba-tiba mendadak miskin, itu bisa kita ikutkan dalam program Jamkesda,” jelas Guntur.

Untuk tahun 2013, anggaran Jamkesda dialokasikan dari APBD Sukoharjo sebesar Rp 1,35 miliar. Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2012 lalu yang hanya sekitar Rp 7 miliar.

“Anggaran Jamkesda untuk tahun ini memang lebih besar dibandingkan tahun lalu. Mulai tahun 2013 ini difabel dan penderita  HIV/AIDS menjadi tanggungan Jamkesda,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge