0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Pembunuh Didakwa Pasal Berlapis

Salah satu terdakwa Azalea Denis Yusmantoro saat keluar ruang sidang. (Dok.Timlo.net/ Iwan Dwi Wahyu Anggara)

Solo — Dua tersangka pembunuhan terhadap Priyanto Agung Nugroho (40) warga Jl Jagad No 2 Sarimulyo Pajang, Laweyan, Solo, 9 Juli 2012 lalu didakwa dengan pasal berlapis. Hal ini diketahui dari sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Senin (21/1), dengan Ketua Majelis Hakim, Mion Ginting, dan anggotanya yakni Polin Tampubolon, dan Kun Maryoso.

Dua orang tersangka yakni Herman Perwira Jaya (34) warga Jl Transita nomor 10 Pajang, Tirtosuro, Sukoharjo dan Azalea Denis Yusmantoro (18) warga Talang,  Banaran RT 04 RW I, Grogol, Sukoharjo didakwa pasal berlapis karena jelas melakukan tindak pembunuhan kepada Priyanto Agung Nugroho (40) warga Jl Raya Jagad No 2 Sarimulyo Pajang, Laweyan, Solo.

Dalam dakwaan yang dibacakan Majelis Hakim, Herman Perwira Jaya didakwa melanggar pasal primair 339 KUHP jungto pasal 55 ayat 1 ke 1 dan pasal subsidair pasal 351 ayat 3 jungto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun serta pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan Azalea Denis Yusmantoro didakwa melanggar pasal 338 jungto 55 ayat 1 ke 1 dan subsidair 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 7 tahun penjara.

“Berdasarkan ketentuan pasal 84 ayat 2 KUHP maka pengadilan negeri berwenang mengadili dan memeriksa perkara bagi mereka yang melakukan atau yang menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja dan merampas nyawa orang lain,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sutarno SH dalam persidangan.

Saat dikonfirmasi mengenai dakwaan tersebut, kuasa hukum Herman Perwira Jaya, yang terdiri dari Heru Buwono, Kusancoyo Nugroho, Amir Santoso dan Tony Setyorinanto baru akan mempelajari atas dakwaan tersebut.

“Esepsi belum kita rencanakan, karena saat ini kita konsolidasi dengan terdakwa atas dakwaan itu,” ujar Heru Buwono selaku ketua tim kuasa hukum.

Hal senada juga diungkapkan kuasa hukum Azalea Denis Yusmantoro, yakni Hani Okta. Pihaknya saat ini juga belum melakukan persiapan esepsi untuk menanggapi dakwaan tersebut.

”Saya belum bisa menanggapi dakwaan itu sekarang, karena saya juga masih mendalami masalah tersebut,” ujar Hani seusai persidangan.

Saat persidangan berlangsung sempat dihadiri puluhan orang yang diduga dari kerabat korban yang tidak terima dengan pembunuhan korban. Sehingga tim dari satuan Dalmas Polresta Solo melakukan penjagaan terhadap jalannya persidangan oleh kedua terdakwa.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge