0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gedung BI Solo Bakal Kembali ke Tempo Dulu

BANK INDONESIA-Kantor Bank Indonesia Solo yang berlokasi di Jl Jenderal Soedirman (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —  Gedung Bank Indonesia (BI) Solo yang berlokasi di kawasan Jl Jenderal Sudirman bakal dikembalikan kondisinya, sebagaimana karakter aslinya di masa lalu. Pihak BI sebagai pengelola gedung, rencananya akan mengonservasi bangunan tua ini sebagai bangunan cagar budaya (BCB) yang memiliki nilai sejarah.

Sejauh ini, dikatakan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono, pihak bank baru melakukan pembongkaran pada sejumlah bangunan tambahan yang ada, baik di dalam maupun luar gedung utama. Mengingat sebelumnya di era 1970 hingga 1980-an pernah dilakukan pembangunan atas gedung eks De Javasche Bank ini.

“Memang waktu itu pernah dilakukan pembangunan karena perluasan fungsi. Nah karena dilakukan konservasi, bangunan-bangunan tambahan yang ada ini kami bongkar,” kata Doni, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (21/1).

Gedung yang didirikan di era 1890-an ini, kondisi fisiknya akan dikembalikan seperti pada masanya. Jika ditilik dari sisi sejarah, bangunan tiga lantai tersebut pada dasarnya merupakan bank sentral komersial. Lantai satu difungsikan sebagai khasanah alias tempat penyimpanan uang.

Adapun lantai dua bangunan diperuntukkan bagi kegiatan akuntansi, kliring maupun aktivitas perbankan lainnya. Sementara lantai tiga cenderung dimanfaatkan sebagai tempat tinggal pejabat bank.

Proses konservasi sendiri diharapkan bisa kelar pada akhir 2013 mendatang dan diperkirakan bakal menelan anggaran sekira Rp 1 miliar. Dalam upaya ini, Pihak BI juga akan melibatkan sejumlah pakar untuk merunut atau menelusuri sejarah gedung guna mendapatkan gambaran yang otentik.

“Terkait konservasi ini kami sudah mengajukan ke pusat dan ini sudah masuk agenda konservasinya Jakarta. Arsitek sudah masuk, cuma masih harus dirunut sejarahnya dulu dan ini yang biasanya bikin lama. Mengingat konservasi tidak hanya soal bangunan saja, tapi merunut sejarah juga,” pungkas Doni.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge