0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masalah Cokro, Pemkot Nunggu Surat Tertulis Pemprov

Sidak Komisi II DPRD Klaten dan Pemkab di sumber air Umbul Ingas Cokro, Tulung, Klaten (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Solo – Pemkot masih menunggu surat tertulis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terkait status air pada sumber mata air Cokro, Tulung, Kabupaten Klaten. Pemkot bersedia membayar biaya pemanfaatan sumber air yang digunakan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo kepada Pemkab Klaten setelah ada keterangan resmi dari Pemprov.

Sebelumnya, Pemprov Jateng melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng Hadi Prabowo mengemukakan, status air Cokro adalah air tanah. Pernyataan tersebut mematahkan anggapan Pemkot Solo selama ini yang menilai mata air Cokro berstatus air permukaan.

“Kalau memang sudah keluar surat tertulis kami akan menaatinya. Tapi sekarang baru lisan, belum bisa dijadikan gondhelan (pegangan-red). Kalau ada dasarnya tertulis kami akan lakukan sesuai dengan yang digariskan oleh Pemprov,” kata Sekda Kota Solo, Budhi Suharto kepada wartawan, Senin (21/1).

Sebagai dasar acuan dalam membuat kerangka kerjasama dengan Pemkab Klaten, Pemkot masih menunggu surat tertulis dari Pemprov. Dengan dasar acuan tersebut, selanjutnya dibuat kesepakatan besaran biaya pemanfaatan air Cokro oleh kedua daerah tersebut.

Dengan adanya hasil kesimpulan dari Pemprov, Pemkab Klaten berhak meminta biaya pemanfaatan pada PDAM Solo. Terkait besaran biaya yang ditetapkan, Pemkot Solo akan mengupayakan keringanan pada Pemkab Klaten. “Pembicaraan besaran biaya pemanfaatan menunggu aturan-aturannya dulu. Ruangnya nanti meminta keringanan,” terangnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge