0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mulai Bagi-bagi Barang

Pilkades Klaten, Cakades Rame-rame Curi Start

dok.timlo.net/indratno eprilianto
Kepala Desa se-Klaten mengikuti apel untuk menyukseskan Pilkades serentak (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten —  Sebanyak 354 desa di 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Klaten akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) massal tahun 2013. Pesta demokrasi rakyat ini terbagi menjadi dua tahap, tahap I diikuti 276 desa pada April dan tahap II ada 78 desa pada Nopember.

Kendati meski masih jauh namun berbagai rumor mengenai aksi curi start yang dilakukan sejumlah calon kades sudah mulai bermunculan. Banyak dari mereka mulai memasang spanduk hingga penggalangan massa meminta dukungan. Bahkan, tidak sedikit juga yang mulai membagikan bingkisan ke sejumlah warga pendukung hingga dugaan money politics.

Seorang warga di Kecamatan Klaten Selatan yang enggan disebut namanya dengan alasan keamanan mengatakan, di desanya sudah mulai bermunculan jago-jago yang hendak maju ke Pilkades tahun ini. Bahkan, beberapa tim sukses dari para calon kades sudah mulai membagi-bagikan barang ke sejumlah ke warganya.

“Di desa saya para jago yang hendak maju Pilkades sudah membagikan barang-barang. Seperti jilbab untuk kaum wanita dan bantuan infak masjid sekitar Rp1 juta. Di desa saya ada tiga calon kades yang ikut Pilkades,” ujar wanita berjilbab ini, Senin (21/1).

Ia menambahkan, dari tiga calon kades yang maju bahkan ada calon yang sudah meminta daftar nama anggota keluarga dengan alasan untuk pendataan pernyataan kesiapan pendukung. Menurutnya, dengan daftar itu sekaligus nantinya yang akan diberi uang amplop.

“Daftar nama para anggota keluarga yang sudah memiliki hak pilih sudah didaftar salah satu calon kades. Katanya nanti akan diberi amplop,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo, mengatakan salah satu yang perlu diwaspadai dalam Pilkades yakni money politics, karena dengan kecurangan itu bisa memicu antar pendukung yang berdampak pada konflik horisontal. Pihaknya meminta kepada seluruh calon kades agar sportif.

“Kami minta kepada masing-masing calon kades untuk menjaga diri. Jangan saling memprovokasi. Menang atau kalah harus diterima,” ujar Kapolres.

Bupati Klaten Sunarno, mengimbau kepada para calon kades yang ikut dalam Pilkada untuk tetap menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hindari isu yang memancing perpecahan.

“Saya meminta kepada calon kades untuk tetap menjaga keharmonisan di wilayah masing-masing. Jangan sampai terprovokasi dengan isu yang membuat perpecahan. Saya ingin Pilkades di Klaten tetap aman dan kondusif,” tegas Bupati.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kepala Desa Bhakti Manggala Kabupaten Klaten, Sutarno, mengatakan seluruh kades sudah berikrar untuk selalu menjaga Kamtibmas selama menjelang hingga pelaksanaan Pilkades tahun ini.

“Kami sudah menandatangani ikrar Pilkades damai seluruh desa bersama Polres Klaten. Untuk itu kami siap mengendalikan masing-masing massa pendukung agar menjaga ketertiban dan keamanan proses Pilkades,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge