0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Isu Marmut Pemkot Sudah Ditangani Inspektorat

Kepala Inspektur Kantor Inspektorat Daerah Solo, Untara (dok.timlo.net/dhefi)

Solo — Dugaan adanya praktek makelar mutasi (Marmut) di lingkungan Pemkot sudah ditangani Inspektorat. Isu yang santer bergulir menjelang dilakukannya mutasi jabatan pada tingkat eselon II sampai IV tersebut sudah mulai ditelusuri kebenarannya.

Kepala Inspektur Kantor Inspektorat Daerah Kota Solo, Untara menjelaskan, dirinya sudah mengetahui identitas pengirim pesan SMS yang dikirimkan kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Solo Etty Retnowati beberapa waktu lalu. “Kami sudah menemukan orangnya. Pada prinsipnya penelusuran (dugaan marmut –Red) dimulai dengan orang yang mengirim sms terlebih dahulu,” katanya kepada wartawan, Senin (21/1) saat ditemui di Balaikota.

Hanya, Untara masih merahasiakan identitas pengirim SMS tersebut. Ia tidak menjelaskan pengirim SMS berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau bukan. “Yang jelas sudah dalam langkah penyelidikan,” dalihnya.

Sebagai langkah antisipatif, ia menghimbau kepada para PNS agar tidak tergiur dengan janji-janji untuk mendapatkan posisi tertentu di jabatan struktural Pemkot, apalagi jika berimplikasi pada permintaan sejumlah materi. Mekanisme dalam mutasi jabatan menurutnya sudah ditangani oleh Dewan Pertimbangan Jabatan (Wanjab).

“Tim Wanjab akan melihat dari pangkat, kemampuan, Prestasi Dedikasi Loyalitas dan Tindakan (PDLT), memenuhi syarat apa tidak. Kalau ada temuan seperti itu akan dijadikan sebagai pertimbangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya sedang mencermati status pengirim SMS, termasuk sebagai korban Marmut atau justru pelaku Marmut”sendiri. “Setelah bertemu walikota akan menyikapi, apakan dia yang menjadi korban atau justru dia yang menjadi Marmut,” terangnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge