0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinyatakan KLB DBD, Warga Malah Ogah-ogahan Gelar PSN

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Ngasem, Karanganyar, Minggu (20/1). (Dok.Timlo.net/ Nanang rahadian)

Karanganyar — Warga Ngasem, Colomadu, Karanagnyar nampaknya belum menyadari bahaya demam berdarah. Minggu (20/1) pagi yang dicanangkan untuk menggelar Pemberantasan Sarang Nyamuk  (PSN) massal, hanya diikuti beberapa orang. Warga terkesan ogah-ogahan membersihkan lingkungan mereka sendiri walaupun sudah dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar.

Warga kurang menyadari bahaya wabah DBD yang melanda desa mereka, walaupun telah merenggut dua nyawa. Kepala Desa Ngasem, Djoko Slamet Hariadi harus berkeliling desa mengingatkan warganya untuk kerja bakti membersihkan lingkungan rumah mereka. Membersihkan yang bisa menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypty.

Menurut Djoko, dirinya serta perangkat desa lainnya selalu mengingatkan kepada warga, apalagi untuk gerakan bersih kali ini. Pengumuman dan selebaran serta mendatangi dari rumah ke rumah tapi kenyataannya banyak warga yang tidak melakukan kerja bakti.

“Kami sudah ngoyak-oyak warga namun kesadaran warga  memang masih rendah,” kata Djoko



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge