0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Genset Terminal Tirtonadi Tunggu APBD Perubahan

Terminal Tirtonadi Solo sisi barat yang baru selesai dibangun dan mulai dioperasikan (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo — Meski telah beroperasional sejak Okotober 2012 lalu, Terminal Tirtonadi Solo sektor barat masih mengalami sejumlah kendala. Di antaranya, belum adanya generator set (genset) sebagai penyuplai listrik cadangan, jika aliran listrik dari PLN padam.

Kasubag Tata Usaha UPTD Terminal Tirtonadi Eko Agus Susanto mengatakan, dalam pembahasan¬† APBD 2013 akhir tahun lalu, pihaknya sudah mengusulkan anggaran Rp 85 juta untuk pengadaan genset. Tapi usulan itu ditolak. Sebab dengan anggaran hanya Rp 85 juta, hanya bisa memperoleh genset berkapasitas kecil. “Memang, dengan nilai Rp 85 juta, genset yang bisa diperoleh kapasitasnya terbatas. Hanya bisa menyuplai listrik sebagian area terminal,” ungkapnya kepada wartawan, belum lama ini.

Saat itu, Komisi III DPRD Solo menyarankan, pengadaan genset lebih baik langsung yang kapasitasnya besar. Sehingga bisa dipakai untuk menyuplai listrik, paling tidak separo terminal, atau seluruh area lantai satu. Komisi III berjanji, akan mengupayakan pengadaan genset berkapasitas besar di APBD Perubahan 2013.

Untuk sementara, kebutuhan genset dipenuhi dengan jalan menyewa. “Untuk biaya sewa, dianggarkan Rp 33 juta. Sewa dilakukan, sampai anggaran pembelian genset disetujui di APBD Perubahan 2013,” jelasnya.

Belum dipastikan, berapa besar anggaran yang dibutuhkan untuk pembelian genset tersebut. Besar kapasitas genset juga belum ditentukan. “Tapi gambarannya, genset yang dibeli bisa menyuplai listrik cadangan untuk seluruh area lantai satu,” imbuhnya.

Ketua Komisi III Honda Hendarto membenarkan, pengadaan genset untuk Terminal Tirtonadi akan diupayakan di APBD Perubahan 2013. Namun untuk pemasangan instalasinya, dilakukan di awal 2013 dan masuk dalam proyek pembangunan lanjutan terminal. “Biaya pemasangan instalasinya masuk dalam anggaran pembangunan lanjutan yang totalnya mencapai Rp 17,5 miliar. Sehingga di APBD Perubahan 2013 nanti, tinggal dianggarkan pembelian gensetnya saja,” jelas Honda.

Untuk operasional terminal, menurut Honda, memang diperlukan genset berkapasitas besar, yang bisa menyuplai kebutuhan listrik secara merata. “Kalau beli genset yang kapasitasnya kecil, malah tidak efektif. Hanya bisa menyuplai sebagian kecil terminal saja. Kalau beli, ya kapasitasnya minimal bisa menyuplai listrik untuk separo terminal,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge