0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dijadikan Pasar, SD Negeri Mojo Tuntut Kompensasi

Sragen – Kepala Sekolah dan sejumlah guru SD Negeri Mojo Sragen mendatangi Gedung DPRD Sragen untuk melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sragen, Sabtu (19/1). Mereka meminta adanya kompensasi dari Pemkab Sragen kepada SD Negeri Mojo karena gedung sekolahannya dialihfungsikan menjadi pasar sejak tahun 2007 lalu.

Mereka diterima Wakil Ketua DPRD Sragen Joko Saptono dan Haryanto, Ketua Komisi IV DPRD, Budiharjo, Sekretaris Komisi IV, Aris Surawan dan Gatot Budianto. Ikut hadir dalam audiensi itu Sekretaris Disdik Sragen, Joko Saryono.

Koordinator Solidaritas SD Negeri Mojo, Triyono mengajukan 3 tuntutan yaitu; SD Negeri Mojo dikembalikan ke lokasi semula, kedua, apabila usulan pertama tidak dipenuhi, maka pemerintah membangun gedung di lokasi baru. Kemudian tuntutan ketiga adalah lokasi yang digunakan sebagai SD SBI Kroyo sekarang ditempati oleh SD Negeri Mojo. Triyono mengharapkan agar  solusi persoalan tersebut sudah diberikan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Sedangkan Kepala SD Negeri Mojo, Suladi. Menyatakan, sejak dialihfungsikan kondisi SD Negeri Mojo minim guru dan fasilitas. Sekolah hanya membuka 2 kelas yaitu kelas 1 dan 2 yang terdiri dari 72 siswa. Guru yang mengajar 3 orang dan 1 penjaga sekolah. Jauh dibandingkan sebelum SD dihancurkan.

“SDN Mojo hanya memiliki tiga guru terdiri dari guru agama kristen, agama katolik dan guru kelas. Apabila terpaksa, saya ikut mengajar. Hal paling prihatin tidak ada papan nama sekolah,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Sragen, Joko Saptono, setelah mendengarkan keluhan kepala sekolah dan guru SD Negeri Mojo, menyatakan akan segera memerintahkan Komisi IV DPRD untuk memeriksa lokasi SDN Mojo lama dan sekarang. Setelah itu Komisi IV baru bisa mengambil keputusan tentang tindakan apa yang harus dilakukan. Pihaknya mengaku tidak akan terburu-buru untuk mengambil keputusan.

“Kami tidak bisa tergesa-gesa mengambil keputusan. Kami menampung aspirasi dan akan koordinasi dengan dinas,” kata Joko Saptono.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge