0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kok Bisa, Rumah Mau Ambruk Tak Dapat Bantuan RTLH

Rumah milik Mbag Ragil (80) di Kampung Wonowongso, RT 001/008, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen adalah salah satu rumah yang tidak mendapat bantuan RTLH. (dok.timlo/net/agung)

Sragen – Sejumlah warga di Kampung Kecamatan Sragen mengeluhkan dengan kebijakan pemerintah yang dianggap tidak adil. Pasalnya Program Bedah Rumah unuk bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tidak menyentuh masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Sebaliknya warga yang mempunyai rumah yang termasuk layak huni malah mendapatkan bantuan RTLH.

Seperti yang dialami Mbah Ragil (80), yang tinggal di Kampung Wonowongso, RT 001/008, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, keadaan rumahnya benar-benar memprihatinkan. Dinding rumahnya hanya  terbuat dari anyaman bambu, berlantai tanah dan tidak terdapat ventilasi atau jendela. Di usia yang sudah senja tersebut Mbah Ragil mengaku pasrah dengan kondisi yang dialaminya. Untuk menuntut kepada pemerintah pun dia tidak memiliki keberanian.

“Saya terima keadaan ini. Karena untuk menuntut macam-macam saya tidak berani. Kalau diberi saya terima, tetapi kalau tidak ya saya terima,” kata Mbah Ragi ketika ditemui wartawan di rumahnya, Sabtu (19/1).

Padahal menurut Mbah Ragil, orang yang mempunyai rumah lebih bagus darinya dengan dinding terbuat dari tembok dan lantai lebih bagus mendapatkan bantuan RTLH dari Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tahun 2012.

Sementara itu Wakil Ketua RW 005, Kampung Gambiran, Kelurahan Sine, Suparno (46), menyatakan, di wilayahnya ada beberapa warga yang tidak mendapat bantuan perbaikan rumah. Dia juga merasa bingung mengapa warga yang rumahnya tergolong RTLH tidak mendapat bantuan, sedangkan warga yang rumahnya lebih bagus malah mendapat bantuan. Dia berharap pemerintah memprioritaskan rumah yang mau ambruk untuk mendapat bantuan RTLH.

“Seharusnya pemerintah memprioritaskan rumah yang mau ambruk. Saya harap bantuan diutamakan kepada orang yang membutuhkan,” kata Suparno.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge