0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PROFIL UKM

Jasa Cuci Motor Kehujanan Rejeki

Jasa cuci motor dan mobil Duta Ngadirojo, Wonogiri. (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

WonogiriMeski oleh sebagian pihak datangnya musim hujan kali ini dianggap membawa kesusuhan, seperti maraknya bencana longsor dan banjir, ada yang menyikapinya sebagai berkah. Salah satunya, pemilik usaha cuci motor atau mobil di Wonogiri. Selama musim hujan ini pula, mereka yang berkecimpung di bisnis itu mengaku mendapat raihan untung besar.

Untung berlipat dari para pebisnis cuci motor dan mobil disebabkan pelanggan yang datang mengalami peningkatan. Jika selain penghujan, dalam satu hari paling banter 15 sampai 20 unit, kini bisa bertambah hingga 2 bahkan 3 kali lipatnya.

Seperti dituturkan pemilik cuci motor Duta Ngadirojo, Wiyono, peningkatan jumlah pelanggan yang mencucikan motor atau mobilnya mulai meningkat sejak masuknya penghujan. Sekitar 2 bulan sebelumnya.

Alhamdulillah banyak yang datang, Mas. Otomatis pendatapan juga bertambah sekitar 2 kali lipat ketimbang hari biasa,“ tutur Wiyono, Minggu (20/1).

Kondisi serupa juga dialami Bambang. Pemuda yang membuka usaha pencucian motor dan helm di Giriwoyo ini memperoleh laba besar. Kendati seperti itu, tidak lantas membuat dirinya menaikkan ongkos jasa.

“Ongkos cucinya tetap saja, Mas. Untuk sepeda motor 5 ribu, helm 3 ribu. Tidak dinaikkan, nanti malah merusak pasaran. Sebab rekan lainnya juga tidak menaikkan biaya,“ ujar Bambang.

Alasan efisiensilah yang membikin pemilik kendaraan memilih mencuci di tempat cuci motor-mobil. Jika dicuci sendiri malah memakan waktu, tenaga di tengah kesibukan aktivitas. “Pilih ke cuci motor, bisa ditinggal beraktivitas seperti biasa. Kalau nyuci sendiri ribet, mesti beli sampo dan kain pengering, hasilnyapun juga tak bersih,“ kata Sriyanti, salah satu pelanggan Bambang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge