0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Balita Penderita Kaki Bengkok

Faktor Usia Tentukan Kesembuhan Balita Penderita Kaki Bengkok

Muh Firlanabalita, penderita kaki bengkok (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Ada kabar gembira bagi keluarga balita penderita penyakit kaki bengkok menyerupai kaki kuda, Muhammad Firlana (8,5 bulan) warga Kedungbanteng, Tawangsari, Kecamatan Teras, Boyolali. Pasalnya, meski menderita cacat bawaan di kedua kakinya, namun masih bisa disembuhkan. Salah satu faktor penentu adalah usia penderita yang masih balita.

Seperti diungkapkan Ketua PMI Boyolali, Dokter Syamsudin, faktor usia penderita yang masih balita akan menjadi salah satu penentu agar bisa sembuh. Pasalnya, saat usianya masih balita,tulang tubuhnya masih lunak sehingga masih bisa tumbuh kembang dengan baik. Meski begitu, kesembuhan balita malang tersebut juga harus melalui medis.

“Tetap harus dioperasi, tapi diusianya yang masih balita akan sangat mendukung kesembuhanya, memang harus dilakukan dari sekarang,” ujar Syamsudin, yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Boyolali saat dihubungi via telepon, Sabtu (19/1).

Dijelaskan, penyakit bawaan yang menimpa balita Firlana disebabkan sang ibu saat mengandung kekurangan kalsium. Kondisi ini mengakibatkan pembentukan tulang pada janin terganggu. Tulang menjadi tidak padat dan mengakibatkan bengkok serta rapuh, seperti yang terjadi pada Firlana. Untuk Boyolali sendiri, ada ratusan penderita tulang bengkok.

Sebelumnya, balita Firlana anak Triyani, membutuhkan uluran tangan dermawan untuk kelanjutan operasi kedua kakinya yang menderita bengkok mirip kaki kuda. Sang ibu yang hanya mantan buruh pabrik dan terpaksa menjadi orangtua tunggal, karena ditinggal lari suaminya, mengaku tidak mampu membiayai pengobatan Firlana yang mencapai jutaan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge