0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalan Kurang Padat, 5 Angkutan Berat Terperosok

Truk terperosok di Boyolali (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Diduga karena jalan yang kurang padat setelah perbaikan tahun kemarin (2012), menjadi penyebab banyaknya angkutan berat, seperti trailer, tronton, dan truk terperosok di jalur tersebut. Dari data di Satlantas Polres Boyolali tercatat terdapat lima kasus terperosok di bahu jalan dalam bulan Januari ini.

Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Sugino mengungkapkan, temuan tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pengecekan penyebab kasus kecelakaan yang terjadi di Jalur Lingkar Utara. Dari beberapa kasus yang ada, angkutan berat terperosok saat melintasi jalur tersebut, akibat tanah di bahu jalan tidak kuat menahan beban.

“Penyebabnya waktu pembangunan kemarin bahu jalan tidak dipadatkan dengan sempurna, sehingga tidak mampu menahan beban angkutan berat yang melintas, ini kan kasihan mereka yang melintas,harusnya pelaksana proyek melihat hal ini,” tandas Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Sugino ditemui di kantornya, Sabtu (19/1).

Selain rawan terperosok, kejadian tersebut berimbas pada kemacetan arus lalu lintas khusus angkutan berat dan bus dari Semarang menuju Solo. Pasalnya, daerah lingkar selatan selama ini merupakan jalur satu-satunya bagi kendaraan berat dan bus. Disamping itu, lanjut AKP Sugino, hampir semua kendaraan berat membawa beban berat dan setiap hari ratusan kendaraan melintas di jalur lingkar utara.

“Kita berharap ada perhatian dari dinas terkait untuk menguji ulang kekuatan jalan di lingkar utara,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge