0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemprov Beri Keputusan Status Air Cokro

Sekda Pemprov Jateng, Hadi Prabowo yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 2 Klaten (IKAMADA) (timlo.net - dhefi)

Solo – Penyelesaian masalah pemanfaatan sumber air Cokro, Tulung, Kabupaten Klaten sudah mulai terjawab. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) Hadi Prabowo sudah menyiratkan jawaban atas perbedaan prinsip antara Pemkot Solo dan Pemkab Klaten tersebut.

Selama ini, Pemkot Solo masih menanyakan status sumber air Cokro kepada Pemprov. Sebab, antara Pemkot Solo mempunyai pandangan berbeda dalam menentukan status air yang dimanfaatkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo tersebut.

Pemkot menilai, status air Cokro merupakan air permukaan, sehingga yang berwenang menarik retribusi atas pemanfaatannya adalah Pemprov. Sedangkan Pemkab Klaten bersikukuh status air Cokro merupakan air tanah, sehingga Pemkab Klaten berhak menarik biaya pemanfaatan atas sumber air itu.

Hadi Prabowo menyampaikan, berdasarkan kesimpulan Pemprov, status air Cokro adalah air tanah. “Statusnya air tanah,” katanya kepada wartawan saat berkunjung ke Solo, Sabtu (19/1).

Atas kesimpulan tersebut, retribusi pemanfaatan air Cokro oleh PDAM Solo dibayarkan kepada Pemkab Klaten. Terkait besaran biaya pemanfaatannya, akan dibahas berdasarkan kesepakatan bersama. Pemprov akan memediasi dua wilayah tersebut dengan prinsip win-win solution. “Nanti sistemnya bagi hasil, pemiliknya dari Klaten, Solo memberikan retribusi,” terangnya.

Hadi meyakinkan, masyarakat Solo tidak perlu khawatir dengan keputusan itu karena tidak akan merugikan masyarakat Solo. “Dari propinsi menjamin Solo tidak akan kekurangan air,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge