0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pepaya Kalina Segar, Banyak yang Suka

Kebun Benih Hortikultura Tohudan, di Kecamatan Colomadu, Karanganyar, memperbanyak tanaman pepaya jenis California (Kalina) (dok.timlo.net/nanang rahardian)

Karanganyar  — Kebun Benih Hortikultura Tohudan, di Kecamatan Colomadu, Karanganyar, memperbanyak tanaman pepaya jenis California (Kalina) di lahan perkebunan seluas tiga hektare. Hal itu dilakukan karena tingginya permintaan buah segar terutama pepaya di Solo dan sekitarnya.

“Pasar buah pepaya Kalina di Solo masih sangat luas, kami sering kewalahan memenuhi permintaan pasar. Di pasaran harga pepaya ini dijual antara Rp5.000 sampai Rp6.000 per kilogram,” kata Pimpinan Kebun Benih Hortikultura Tohudan, Colomadu, Karanganyar, Winanto Santoso ketika ditemui wartawan di kebun, Sabtu (19/1)

Menurutnya, guna memenuhi permintaan pasar, pihaknya kemarin menanam lagi 700 benih usia 40 hari. Dengan demikian di kebunnya saat ini kira-kira terdapat 1.700 pohon pepaya Kalina.

Kini pihaknya juga menjual benih berusia 30 sampai 40 hari dengan harga Rp2.000 per batang. Benih berusia 30 sampai 40 hari tersebut dinilai tepat untuk ditanam karena, jika terlalu tua akan berdampak pada kekuatan batang tanaman saat ditanam di tanah.

Winanto berharap, delapan bulan mendatang tanaman pepaya yang baru saja ditanam itu buahnya sudah bisa dipanen. Sehingga kemampuan memasok permintaan pasar menjadi bertambah banyak.

Dengan 1.000 pohon yang ada, pihaknya mampu mengumpulkan 1 kwintal sehari. Namun hasil tersebut dianggap masih jauh dari memadai, sebab saat ini berapa pun barang yang ada akan diterima pedagang di Pasar Gede.

“Kalau pas musim papaya, kami biasanya tiga hari sekali memanen papaya yang saat ini sedang digemari konsumen. Selain saya setor ke Pasar Gedhe saya juga sering mendasarkan buah ini di Manahan,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge