0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Separo Lebih Desa di Wonogiri Nunggak PBB

Camat Paranggupito, Purwoto (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —  Meski digembar-gemborkan terjadi perolehan uang penarikan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang melebihi target, nyatanya ada penunggakan pembayaran dari desa di Wonogiri. Tak kepalang tanggung, jumlah desa yang nunggak tersebut melebihi separuh dari total jenderal desa yang ada.

Dari 294 desa/kelurahan di Kota Gaplek, baru 143 yang membayar PBB secara lunas. Atau baru 48,63 persen. Sisanya sebanyak 151 masih menunggak.

Kepala DPPKAD (Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Wonogiri, Teguh mengemukakan hal tersebut, Sabtu (19/1). Tak berhenti sampai disitu. Malah dari 25 kecamatan, hanya 2 yang telah lunas secara total membayar PBB.

“Pelunasan di tingkat kecamatan, hanya ada dua dari 25 kecamatan se-Kabupaten Wonogiri. Yakni Kecamatan Jatipurno dan Paranggupito. Sebagian besar yang 23 belum lunas, ” tandas Teguh.

Disinggung soal penyebab banyaknya kasus penunggakan tersebut, dirinya menegaskan penarikan PBB, sepenuhnya menjadi kewenangan Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Untuk wilayah Wonogiri, kewenangannya di bawah KPP Sukoharjo.

“Kami dari DPPKAD, hanya sebatas membantu. Tapi ya tetap kita tekankan agar desa dan kecamatan menggalakkan upaya pelunasan sebelum jatuh tempo,” tutur Teguh.

Di sisi lain, realisasi penarikan uang PBB di Wonogiri tahun 2012 mencapai Rp 12 miliar lebih. Jumlah ini, terhitung melampau target sebesar Rp 9,5 miliar.

Terpisah, Camat Paranggupito Purwoto menyebut, sudah beberapa tahun belakangan ini wilayahnya menjadi yang tercepat dalam pelunasan PBB. Dia berujar, warganya terkenal memiliki tingkat kesadaran tinggi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge