0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cari Uang Tambahan kok Judi, ya Ditangkap Polisi

Empat tersangka judi. (Dok.Timlo.net/ Iwan DWA)

Solo — Bisa mencari uang tambahan untuk kebutuhan sehari-hari itu boleh dikatakan prestasi nyata seseorang dalam memperbaiki perekonomiannya. Tapia pa jadinya jika uang tambahan tersebut diperolehnya dari judi? Ya harus berurusan dengan polisi.

Seperti halnya yang dialami keempat penjudi yang kepergok main judi Cap Sa. Keempat mister gambler tersebut yakni Dobi Prasetyawan (20) warga Kampung sewu RT 04/RW 05, Jebres, Solo; Andi Narbito (25) warga Palugunan RT 01/RW 01, Kedunglumbu, Pasar Kliwon;  Darmadi (46) warga Palugunan RT 02/RW 01, Kedunglumbu, Pasar Kliwon, Solo; Agus Maryanto (38) warga Palugunan RT 01/RW 01, Kedunglumbu, Pasar Kliwon. Para penjudi ini tak berkutik saat jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Pasar Kliwon menggerebeg rumah Agus Maryanto (38) Palugunan RT 01/RW 01, Kedunglumbu, Pasar Kliwon, Solo.

“Penggrebegan kami lakukan setelah mendapat informasi dari warga, jika di lokasi tersebut ada perjudian,” ujar Kapolsek Pasar Kliwon AKP Parni Handoko kepada wartawan, Rabu (16/1) siang.

Dijelaskan, para penjudi ini ditangkap beserta barang bukti uang tunai Rp 230 ribu dan 2 set kartu remi. “Selanjutnya mereka akan dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” jelas Parni.

Sementara, salah satu penjudi mengaku bahwa judi yang dilakukan hanya untuk hiburan. “Awalnya hanya main main saja, untuk hiburan, tapi lama-lama jadi menggunakan uang,” kata Agus yang rumahnya di jadikan ajang judi. Sedangkan Darmadi mengaku, judi ini dilakukan sebagai usaha untuk mendapatkan uang tambahan lantaran profesinya sebagai buruh tidak mencukupi untuk keperluan sehari-hari.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge