0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Komisi IV DPRD Boyolali Kecewa

Sekolah Rusak Ringan kok Dilaporkan Rusak Berat

Jajaran Komisi IV DPRD Boyolali saat Sidak ke sekolah (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali —  Komisi IV DPRD Boyolali kecewa dengan temuan dilapangan terkait sekolah rusak. Pasalnya, komisi menemukan sekolah yang tercantum dalam data sekolah rusak berat, setelah dilakukan pengecekan masuk dalam kategori rusak ringan. Komisi IV mendesak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk segera melakukan validasi data sekolah yang rusak.

Temuan tersebut di SD Negeri 2 Denggungan, Banyodono, di mana sekolah tersebut dilaporkan tiga ruang kelasnya dalam kondisi rusak dan tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Namun setelah dicek ke lokasi, hanya ditemukan kerusakan ringan. Selain itu, tiga ruang yang dilaporkan rusak masih layak untuk kegiatan belajar mengajar.

“Ini masih sangat layak, hanya butuh perawatan saja, masih ada yang lebih parah dari sekolahan ini,” ungkap Ketua Komisi 4 DPRD Boyolali, Mulyanto, Jumat (18/1).

Melihat temuan diatas, Ketua Komisi IV Mulyanto mengkhawatirkan banyak sekolah yang rusak namun tidak masuk dalam data,terutama di wilayah Boyolali Utara yang  jauh dari Kota Pemerintahan. Pihaknya berencana mengajak Dispora untuk melakukan sidak ke sekolahan di wilayah Boyolali Utara seperti Kemusu, Juwangi, Wonosegoro dan Karanggede.

“Kita juga khawatir penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan gedung salah sasaran,makanya sebaiknya data ditata ulang,” imbuhnya.

Kabid TK SD Dispora Boyolali, Darmono mengatakan pihaknya siap melakukan validasi data sekolah yang rusak bersama Komisi IV. Pihaknya mengakui data sekolah yang rusak didapatkan dari laporan UPTD tiap kecamatan.”Ini kita juga dalam rangka melakukan pengecekan di lapangan sekaligus verifikasi,” tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge