0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Jakarta, Bencana Bagi Pedagang Pasar Klewer

(Ilustrasi) Pedagang Klewer (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Musibah banjir bandang yang melanda ibukota negara, Jakarta dalam beberapa hari terakhir telah berdampak pada aktivitas di sektor bisnis. Tidak hanya di kawasan bencana, geliat perdagangan garmen di Kota Solo pun turut tersendat akibat bencana musiman tersebut.

Hal ini cukup dirasakan sejumlah pedagang Pasar Klewer yang memiliki pelanggan di DKI. Diakui salah seorang pedagang pakaian setempat, Mufli Chatin, saat ini aktivitas pengiriman produk pakaian baik dari dan menuju Jakarta cenderung terhambat.

Praktis, baik pedagang maupun pelanggan lebih memilih menunda transaksi hingga kondisi memungkinkan. Meski saat ini belum berpengaruh pada omzet, namun jika musibah tersebut terus berlanjut dikhawatirkan bakal berdampak pada penurunan tingkat pendapatan.

“Jika terus-terusan seperti ini mungkin dampaknya baru terasa beberapa hari ke depan. Saat ini saja sudah ada permintaan dari pelanggan di Tanah Abang, tapi terpaksa harus ditunda pengirimannya karena banjir,” ungkap Mufli Chatin, saat ditemui wartawan di kiosnya, Jumat (18/1).

Dalam kondisi normal, diakui dia, aktivitas pengiriman produk pakaian bisa dilakukan dua kali dalam sepekan, masing-masing dua hingga tiga bal. Selain batik, permintaan juga banyak mengalir untuk produk kain lurik.

Senada, pengelola Kios Farel Grosir Pasar Klewer, Sukarni, menyatakan musibah banjir yang melanda Jakarta bisa berpengaruh pada aktivitas transaksi di kedua daerah. Mengingat Farel Grosir banyak mendapatkan pasokan dari ibukota.

“Saat ini memang belum ada pengaruhnya, tapi jika banjir terus berlanjut yang dikhawatirkan pasokan jadi terhambat dan akhirnya memengaruhi omzet,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge