0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Klaten Temukan 14 Titik Kerusakan

Jalur Lingkar Delanggu Ancam Nyawa Pengguna Jalan

Jalan di jalur lingkar Delanggu rusak parah (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten —  Anggota Komisi III DPRD Klaten Sunarto, menilai saat ini kondisi lalu lintas di jalur lingkar Delanggu sangat mengkhawatirkan. Hal itu menyusul kerusakan yang hampir merata di jalur tersebut.

“Dari pengamatan kami, sedikitnya ada sebanyak 14 titik kerusakan di jalur lingkar Delanggu,” ujar Sunarto saat ditemui disela inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi, Jumat (18/1).

Sunarto menyebutkan, dari 14 titik kerusakan itu, terparah masuk di wilayah Desa Karang dan Krecek. Dimana rata-rata jalan mulai berlubang dan bergelombang. Menurutnya, kondisi itu mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Ada yang paling parah, yakni kerusakan di jembatan yang dibawahnya merupakan gorong-gorong atau saluran air pertanian Desa Krecek. Kondisi sudah ambrol hampir separuh badan jalan,” jelas Sunarto.

Sunarto mengatakan, selain kondisi jalan yang rusak parah, minimnya rambu lalu lintas juga menjadi penyebab rawannya kecelakaan. mengingat, kata dia, jalur lingkar Delanggu sangat padat akan kendaraan berat.

“Selain minim rambu-rambu, jalur lingkar Delanggu juga minim penerangan saat malam hari. Saat hujan turun, jalur itu sangat membahayakan. Sebab, lubangan menjadi tak terlihat lantaran tergenang air,” kata Sunarto.

Ia mengatkan, pihaknya sudah berulang kali meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten untuk segera bertindak cepat memperbaiki jalur lingkar Delanggu. Mengingat jalan tersebut menjadi jalan utama bus dan truk.

“Kami meminta DPU segera turun untuk membenahi kerusakan jalan. Kalau perlu kelas jalan ditingkatkan. Sebab selama ini bus dan truk mulai dilewatklan jalur tersebut,” ujar Sunarto.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Krecek, Kukuh Harsana, menambahkan kerusakan jalur lingkar Delanggu sudah berlangsung lama. Dengan kondisi itu, tidak sedikit pengguna jalan, terutama sepeda motor, mengalami kecelakaan di jalur itu.

“Memang kami kerap mendapatkan laporan dari warga bahwa sering terjadi kecelakaan di jalur tersebut,” kata Kukuh.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Klaten, Juwito, mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi kerusakan di jalur lingkar Delanggu. Beberapa material juga sudah diturunkan untuk proses penambalan.

“Kami sudah ke lokasi dan segera dilakukan perbaikan di beberapa titik kerusakan. Untuk perbaikan total, paling tidak membutuhkan dana Rp 2 miliar, namun harus diusulkan terlebih dahulu,” ujar Juwito.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge