0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebanyakan Karena Datangnya Orang Ketiga

Perceraian di Wonogiri Didominasi Gugatan Istri

Kantor Pengadilan Agama Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —  Meningkatnya pengetahuan perempuan Wonogiri di bidang hukum, berimbas pula pada komposisi kasus perceraian. Disebutkan lebih dari separuh tingkat perceraian merupakan inisiatif dari pihak istri.

Ketua Pengadilan Agama (PA) Wonogiri Zaenal Arifin melalui Panitera/Sekretaris PA Djumanah, Jumat (18/1), mengungkapkan, lebih dari 50 persen merupakan cerai gugat atau pihak istri yang menggugat cerai suaminya. Penyebabnya, perempuan Wonogiri mulai mengetahui hak-haknya di ranah hukum. Di tahun 2012 ada permohonan perceraian total mencapai 1.837, meningkat ketimbang 2011 dengan 1.623 pemohon.

“Mulai awal 2000 saat gencarnya emansipasi perempuan, lebih separuh perceraian dari inisiatif istri. Kalangan istri semakin mandiri dan mengerti hak hukumnya, tidak lagi bergantung pada suaminya,” ujarnya.

Sementara, hampir sebagian besar inisiasi itu disebabkan adanya pihak ketiga yang masuk ke dalam rumah tangga. Biasanya, diawali suami merantau untuk meningkatkan kehidupan ekonominya. Saat di tempat yang baru, ada orang ketiga yang datang dan menganggu rumah tangga mereka.

“Pengajuan permohonan cerai bukan karena ekonomi lagi. Lebih kepada datangnya pihak ketiga,” imbuh dirinya.

Disinggung soal permohonan dispensasi kawin bagi pasangan di bawah umur, tahun 2012 tercatat 75 permohonan. Dan 65 persen di antaranya telah hamil duluan atau dalam istilahnya MBA (Merried Because Accident).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge