0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dana Galabo Rp 400 Juta Diduga Raib

Sidak anggota DPRD Solo ke Galabo, Kamis (17/1). (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Dana sebesar Rp 400 juta guna pembelian meja, kursi serta gerobak di Gladak Langen Bogan (Galabo) diduga raib. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Supriyanto ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Galabo, Kamis (17/1).

Dalam Sidak tersebut, Supriyanto belum menemukan meja, kursi maupun gerobak baru di kawasan kuliner Galabo. Padahal menurutnya, anggaran telah dicairkan pada tahun lalu.

“Saya sangat kaget, kenapa dana Rp 400 juta belum digunakan? Padahal kami sudah anggarkan dalam APBD 2012 dan sudah diberikan, mengapa sampai sekarang belum terwujud? Sebab, ini terkait dengan aktivitas pedagang,” ujar politisi Partai Demokrat ini dengan nada tinggi.

Supriyanto juga menanyakan terkait penggunaan dana yang belum terwujud tersebut. “Padahal untuk kursi dan sebagainya sudah rusak, dan dari segi bangunan juga masih banyak kekurangan seperti kenyamanan pedagang yang talang air belum lancar sehingga perlu penyempurnaan salah satunya menggunakan anggaran tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan temuan tersebut, ia akan merekomendasikannya dan siap mengkroscek tentang kebenaran terhadap pengadaan barang tersebut. “Pedagang sampai membeli kursi dan meja sendiri. Inilah yang kita sangat sayangkan, setelah dana Rp 400 juta tersebut dicairkan. Nah, yang kita takutkan itu adanya keluhan setelah kita memberikan dana yang cukup besar,” paparnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Wisata Kuliner, Agus Sisworiyanto membantah belum merealisasikan dana tersebut. Menurutnya dana tersebut baru dapat dikeluarkan sebagian yaitu untuk pembelian gerobak sebanyak 25 buah.

“Kita sudah belikan gerobak sebanyak 25 buah, untuk dana pembelian kursi serta meja kita masih tetahan di bagian keuangan, sehingga kita tidak bisa mencairkan dana itu,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge