0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Sukoharjo Kembali Ajukan Rehab 6000 RTLH

Rumah Mbah Karno warga Bulu, Sukoharjo ambruk, Rabu (28/11). (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo — Pemkab Sukoharjo kembali mengajukan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Kemenpera sebanyak 6000 unit pada 2013. Pengajuan tersebut, diharapkan dapat direalisasikan penuh sehingga menurunkan jumlah rumah tak layak huni di Sukoharjo menjadi 32.384 unit dari sebelumnya lebih dari 39.000 unit.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, hingga akhir 2012, sudah sekitar 3500 unit rumah tak layak huni yang sudah mendapatkan jatah bantuan rehab. Dengan penambahan 6000 unit rehab RTLH pada tahun 2013, diharapkan menurunkan jumlah rumah tak layak huni di Sukoharjo menjadi 32.843 unit.

“Tahun 2013 ini kita kembali mengajukan 6000 unit rehab RTLH kepada Kementrian Perumahan Rakyat. Jumlah RTLH di Sukoharjo ada sekitar 32.384 unit. Sebelum direhab, rumah tak layak di Sukoharjo mencapai hampir 39 ribu,” ujar Wardoyo,, Kamis (17/1).

Kepala Bidang Perumahan Swadaya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Sukoharjo, Sarwidi mengatakan, 6000 unit RTLH yang bakal di ajukan rehab tahun 2013 merupakan alokasi untuk Kartasura Tawangsari, Bendosari, dan Nguter. Pihaknya berharap Pemerintah Kecamatan segera mengumpulkan berkas ke DPU agar segera di tindak lanjuti.

“Kalau sebagian di Kecamatan Tawangsari sudah mendapatkan rehab tahun 2012, ada 600 unit yang sudah didahulukan yakni Desa Ponowaren, Kateguhan dan Tangkisan. Kami imbau Pemerintah Kecamatan segera mengumpulkan berkas ke DPU,” imbuh Sarwidi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge