0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Hektar Padi Diserang Hama

Sawah di Batuwarno terserang hama kresek. (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Setidaknya seluas 221 hektar lahan tanaman padi di wilayah Wonogiri diserang hama jamur busuk leher atau istilah masyarakatnya kresek. Sementara 10 hektar lainnya terkena hama penggerek batang.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DispertanTPH) Wonogiri, Guruh Santoso melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Sutardi mengatakan, sebagian besar serangan jamur busuk leher tersebut sudah berhasil ditangani. Sedang sebagian lainnya dalam proses penanganan.

“Totalnya, ada sekitar 221 hektar padi yang terserang jamur busuk leher. Kami sudah berupaya menangani. Sudah ada yang berhasil. Jadi, kami yakin hama itu tidak sampai menimbulkan gagal panen,” ujarnya, Kamis (17/1).

Disebutkan, serangan jamur busuk leher itu 75 hektar di antaranya ada di Kecamatan Tirtomoyo. Lainnya, 20 hektar di Kecamatan Girimarto. Sedang di Kecamatan Batuwarno, terdapat 50 hektar padi yang terserang jamur serupa. Di Kecamatan Slogohimo, juga terdapat 48 hektar padi yang terserang jamur. Sementara, di Kecamatan Wuryantoro, terdapat 28 hektar.

“Ada pula lima hektar padi di Kecamatan Girimarto dan lima hektar padi di Kecamatan Pracimantoro yang terserang hama penggerek batang,” imbuh pria yang akrab disapa Sanding ini.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya sudah mengirim fungisida ke kecamatan untuk menangani dan mengantisipasi serangan jamur busuk leher. Dia juga mengaku sudah menugaskan stafnya di semua kecamatan untuk memantau padi dan tanaman pangan lainnya.

“Kami minta segera dilaporkan dan ditangani. Petani juga kami minta aktif. Kalau ada serangan jamur di sawahnya, kami minta petani menghubungi petugas dan minta fungisida yang kami siapkan. Kami sediakan obat itu gratis,” tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge