0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belum Genap Sebulan Dibangun

Habiskan Dana Rp 970 Juta, Jembatan Mayah Ambles

Jembatan Mayah, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Pembangunan Jembatan Mayah, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen yang menghubungkan antara Kecamatan Sukodono dan Kecamatan Mondokan, Sragen, rusak. Kerusakan tersebut berupa cor-coran jalan ambles sepanjang 20 meter. Padahal proyek jembatan senilai Rp 970,5 juta tersebut belum genap satu bulan selesai dikerjakan.

Melihat kondisi jembatan yang dinilai kualitasnya asal-asal membuat warga Desa Trombol, Mondokan maupun Desa Bendo, Sukodono kecewa. Pasalnya, warga menyakini dilintasi kendaraan berat dipastikan kondisi jalan jembatan akan rusak. Lantaran belum dilintasi kendaraan, mendadak rusak begitu saja.

Cahyadi (28), warga Bendo, Sukodono, Sragen mengungkapkan, jembatan tersebut sebenarnya baru selesai dibangun sekitar 2 minggu lalu. Namun tanpa sebab yang jelas, mendadak kondisi jalan cor-coran jembatan itu ambles hingga terjadi kerusakan.

“Memang kerusakan tersebut telah diperbaiki dengan dilakukan pengurukan ulang dan pengecoran. Namun melihat kondisi pengerjaan proyek yang belum dilintasi sudah rusak membuat warga sangsi dengan kualitas proyek jembatan itu,” terang Cahyo, Kamis (17/1).

Menurut Cahyo, kerusakan tersebut diyakini bukan karena faktor alam seperti tergerus air. Namun akibat urukan yang kurang padat, sehingga cor samping jembatan ambles.

Sementara proyek jembatan itu sendiri dikerjakan CV Wiguna Sragen, selama 150 hari. Berdasar data di papan nama pengerjaan proyek itu menelan dana Rp  970.5 juta. Anggaran tersebut berasal dari APBD 2012 Kabupaten Sragen. Volume pengerjaan  dengan panjang  24,00 meter, lebar 4,00 meter.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge