0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Melakukan Penipuan

Makelar Kayu Terancam Penjara 4 Tahun

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni (dok.timlo.net/agung)

Sragen -– Seorang makelar jual beli kayu, Putu Astawa (49), warga Jalan Dolopo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun ditangkap aparat Polsek Sambungmacan karena diduga melakukan penipuan terhadap Subari Kusudiyanto, warga Desa Sambungmacan, Kecamatan Sambungmacan, Sragen.

Penangkapan dilakukan setelah korban melapor ke Polisi atas kasus penipuan yang dialaminya. Peristiwa itu berawal ketika korban akan menjual 4 pohon kayu jati dengan diameter 4 meter yang saat ini masih berada di kawasan Hutan Bojonegoro, Jawa Timur.

Saat itu, tersangka yang dikenal sebagai makelar jual beli kayu tersebut mendatangi korban dan mengaku akan membeli kayu jati miliknya dengan harga Rp 100 juta. Kepada korban, pelaku berjanji akan melunasi pembayaran setelah penebangan pohon dilakukan.

Korban yang sudah percaya dengan tipu muslihat pelaku akhirnya menyerahkan kayu jati miliknya untuk ditebang. Namun, setelah ditunggu beberapa hari hingga dalam hitungan minggu, pelaku tidak kunjung datang untuk melunasi pembayaran kayu jati milik korban. Korban pun berusaha menghubungi pelaku dan berhasil menemukan rumahnya. Tapi sayang, usaha itu tidak membawa hasil. Karena jengkel dengan sikap pelaku, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

“Berbekal dari laporan korban, petugas akhirnya melakukan penyelidikan. Tidak lama, pelaku akhirnya berhasil ditangkap,” kata Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni, Kamis (17/1).

Sri Wahyuni menerangkan, pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk pengusutan lebih lanjut. Sementara untuk barang bukti masih berada di kawasan Bojonegoro dan dalam proses untuk dibawa ke Sragen.  Tersangka bakal dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge