0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Minta Penyelesaian Galabo Dipercepat

Solo – Penyelesaian pembangunan kawasan kuliner Gladag Langen Bogan (Galabo) dipertanyakan. UPTD Kuliner selaku pelaksana program tersebut diminta segera memaparkan konsep penyelesaian pembangunan Galabo pada awal tahun 2013 ini.

Hingga sekarang, paparan mengenai kelanjutan pembangunan Galabo belum dilakukan. Komisi III DPRD kota Solo mengancam jika tidak segera dipaparkan di awal tahun ini, dipastikan anggaran senilai Rp. 800 juta tidak akan cair.

“Kalau di triwulan pertama tidak ada paparan sama sekali, kami pastikan tidak bisa cair,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, Honda Hendarto kepada wartawan, Kamis (17/1).

Seperti diketahui, sebagian besar bangunan fisik di Galabo sudah selesai. Pedagang juga sudah menempati shelter kuliner andalan kota Solo tersebut.

Hanya, atap penutup panggung berupa parasol berukuran jumbo belum dipasang. Kalangan legislatif justru tidak sepaham dengan pemasangan atap parasol yang berdiameter 150 meter itu.

“Kami masih mempertanyakan teknisnya seperti apa. Kalau parasol hanya 1 tiang yang menyangga payung dengan diameter 150 meter ya kami tolak. Bagaimana ketahanan parasol itu jika dipasang secara permanen. Apalagi cuaca yang tidak bisa diprediksi? Kalau kena angin kencang bagaimana?” terangnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya perlu mendengarkan paparan lebih lanjut dari UPTD Kawasan Kuliner. “Sepenuhnya saya serahkan pada UPTD apakah tepat atau tidak,” jelas Honda. Yang jelas, dirinya meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait segera memaparkan konsepnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge