0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bandarnya Kakek Berusia 80 Tahun

Asyik Main Dadu, 7 Petani Digrebek Polisi

Tujuh petani yang jadi tersangka kasu judi dadu saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tujuh petani asal Dukuh Selomiring, Desa Seboto, Kecamatan Ampel, Boyolali, digrebek petugas saat sedang asik berjudi jenis dadu. Ketujuh petani mengaku kapok dan tidak berkutik saat digrebek petugas di rumah Sumono, Rabu (16/1)  malam. Selain tujuh pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti tikar, dadu dan uang hasil judi sebesar Rp 168 ribu.

Ironisnya lagi, bandar perjudian yang ikut diamankan, sudah dua kali ditangkap petugas kasus yang sama. Bandar judi yang berusia lanjut, Sujam Mitro Pawiro (80), di hadapan petugas mengaku kapok dan tidak akan mengulangi perbuatanya tersebut. Tersangka mengaku judi dadu yang digelar taruhanya hanya seribuan.

“Saya kapok, tidak akan judi lagi Pak, saya mau ikut anak saya saja,” ungkap Sujam memelas, Kamis (17/1).

Selain Sujam, enam tersangka lain yang juga diamankan petugas, di antaranya Mitro Suyut (57), Ngadiman alias Iman Riyanto (36), Warjo Sarli (48), Sumono alias Gogor alias Cendet (25), Slamet Riyanto (37), dan Hadi Gimun (42), seluruhnya warga Dukuh Selomiring.

Sementara Kabag Humas Polres Boyolali IPTU Mulyanto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto, menjelaskan  pengrebekan aksi perjudian dadu di rumah tersangka berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas baru melakukan penggrebekan dan mengamankan tujuh petani tersebut. Tersangka kini diamankan di Mapolres Boyolali dan dijerat pasal 303 kuhp tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge