0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkades Rawan Konflik, Colomadu Bentuk FKDM

Simulasi penanganan aksi demo pasca Pilkades (dok.timlo.net/nanang rahardian)

Karanganyar —  Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya konflik saat pemilihan kepala desa (Pilkades) 21 Pebruari mendatang, Kecamatan Colomadu mempelopori terbentuknya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Forum yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat hingga tingkat desa ini berfungsi untuk mendeteksi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang terjadi saat digelarnya Pilkades.

Menurut Camat Colomadu Joko Budi Utomo, ide awal terbentuknya FKDM ini karena rasa kekhawatiran dan keprihatinan terjadinya konflik , menjelang pilkades yang tentunya suhu politik akan terus meningkat. “Forum ini untuk menyatukan berbagai elemen di masyarakat terutama di tingkat kecamatan hingga desa,” jelasnya, Kamis (17/1).

Joko menambahkan, untuk ke depan FKDM tidak hanya mangantisipasi masalah yang berkaitan dengan Pilkades saja namun dapat ditingkatkan untuk tataran Pemilu yang lebih tinggi yang akan berlangsung pada tahun 2013 hingga 2014 mendatang. “FKDM juga bisa difungsikan untuk mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat misalnya penyakit masyarakat, tawuran antar desa maupun bencana alam,” kata Joko.

Lebih lanjut pria yang hobi menyanyi ini menambahkan, untuk pengukuhan FKDM akan dilangsungkan pada 23 Januari mendatang di PPRBM Colomadu. Acara ini rencananya akan dihadiri Muspida yang terdiri dari Bupati Karanganyar , Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim dan dari DPRD Karanganyar serta beberapa Organisasi Masyarakat.

“Kami juga mengundang 250 orang tokoh mayarakat, dari Ormas, tokoh agama, pemuda dan semua Bakal Calon Kepala Desa wajib hadir, “ tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge