0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gagahi ABG 24 Kali, Dukun Cabul Ditangkap Polisi

Tersangka dukun cabul saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten —  Joko Sulisdianto (48) warga Dukuh Mundu, Desa Brangkal, Kecamatan Wedi, Klaten harus berurusan dengan pihak berwajib usai dilaporkan telah menggagahi anak di bawah umur yang masih berusia 16 tahun.

Duda yang berprofesi sebagai dukun cabul ini ditangkap petugas setelah pihak keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke polisi. Tersangka mengaku telah menggagahi korban yang merupakan warga Kecamatan Bayat, Klaten ini sebanyak 24 kali.

Informasi di kepolisian, Kamis (17/1), peristiwa pahit itu bermula ketika korban yang masih berstatus sebagai pelajar SMA berkeinginan memiliki ilmu pengasihan. Setelah mencari informasi dari beberapa kenalannya, ketemulah korban dengan tersangka pada awal Desember 2012 silam.

Setelah keduanya bertemu, tersangka kemudian merayu korban untuk diajak ke rumahnya di Dukuh Mundu, Desa Brangkal, Wedi dengan dalih akan memberikan ilmu pengasihan.

Berhubung sudah berniat ingin memiliki ilmu pengasihan, permintaan tersangka itu tidak ditolaknya. Tersangka kemudian menyiapkan ubo rampe berupa kemenyan dan bunga.

Namun begitu terkejutnya setelah tiba-tiba tersangka memaksa korban untuk diajak melakukan hubungan layaknya suami istri. Tersangka berdalih, persetubuhan itu menjadi salah satu syarat memiliki ilmu pengasihan.

Perbuatan itu tidak hanya sekali dilakukan, namun sudah berulang-ulang selama Desember 2012 silam. Tersangka mengaku sudah menggagahi korban sebanyak 24 kali.

Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo, mengatakan setelah merasa ditipu, korban kemudian melaporkan perbuatan tersangka ke keluarganya dan langsung diteruskan ke polisi.

Setelah mendapatkan laporan, petugas kemudian menangkap tersangka pada 13 Januari 2013. Bersama tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pakaian dalam milik korban.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat 2 UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 16 tahun penjara,” ujar Kapolres AKBP Ragil Heru Susetyo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge