0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembentukan BPBD Jangan untuk Berharap Bantuan Pusat

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, Supriyanto (Dok.Timo.net/Daryono)

Solo – Jajaran legislatif Solo mendukung niatan Pemkot yang akan membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun, kalangan Dewan meminta pembentukan BPBD memang didasarkan atas kebutuhan bukan mengharap bantuan dari Pemerintah Pusat.

Wakil Ketua DPRD ,Supriyanto menjelaskan keberadaan BPBD memang dibutuhkan. Hal ini mengingat potensi bencana yang setiap saat terjadi di Kota Solo. “Yang harus dipahami bencana di Solo tidak hanya banjir, ada bencana  yang sifatnya nasional  misalnya bencana ketahanan pangan. Kebakaran pun juga masuk di dalamnya,” kata Supriyanto kepada Timlo.net, Rabu (16/1).

Pihaknya mengharapkan jangan sampai pembentukan BPBD  didasarkan keinginan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat. “Kalau niatannya berharap bantuan dari Pemerintah Pusat, menurut kami itu hal yang salah. Semestinya didasarkan kebutuhan dimana tiap tahun bencana selalu terjadi semisal banjir,” tegasnya.

Disinggung pembentukan BPBD itu akan membengkakkan pengeluaran daerah, Supriyanto menepis hal itu. Menurutnya hal itu bisa diatasi dengan perampingan beberapa SKPD yang memiliki rumpun yang sama.  “Kami rasa nggak pengaruh dengan keuangan. Nanti masih bisa perampingan,” ujarnya.

Dicontohkan, perampingan yang bisa dilakukan yaitu Dinas Koperasi dan UMKM digabung menjadi satu bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindang). Selain itu perampingan juga dapat menyesuaikan dengan Kementerian dan penggabungan badan yang tidak diperlukan, misalnya, Dinas Pertanian yang bisa digabung dengan Kantor Ketahanan Pangan.

Selama ini, penanggulangan bencana di Solo dilakukan oleh satuan koordinasi penganggulangan bencana dan pengungsi (Satkorlak) lintas SKPD. Hal ini berakibat tidak adanya anggaran khusus dari satu instansi yang dialokasikan untuk penanganan bencana.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge