0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gudang Pangan

Polres Karanganyar Koordinasi dengan BPKP

Gudang Cadangan Pangan Karanganyar. (Dok.Timlo.net/ Nanang Rahadian)

Karanganyar — Polres Karanganyar mengirimkan surat kepada Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) guna menyelidiki potensi kerugian negara pada pembangunan Gudang Pangan di Karanganyar senilai Rp 517 juta. Sementara itu pemanggilan terhadap pejabat terkait terus dilakukan hingga hari ini.

Proses pengungkapan dugaan adanya korupsi pada pembangunan Gudang Pangan dari DAK (Dana Alokasi Khusus) 2012 senilai Rp 517 juta terus berjalan. Setelah memanggil 4 pejabat dan satu kontraktor, kini Polres Karanganyar juga memeriksa pejabat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sebagai tim teknis pembangunan proyek tersebut.

Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Fadli mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Polres langsung mengirim surat kepada BPKP agar segera melakukan pemeriksaan guna mengetahui jumlah kerugian negara pada proyek tersebut. Selanjutnya hasil dari BPKP akan dijadikan acuan untuk meningkatkan status dalam penyidikan dan kemungkinan adanya tersangka jika terdapat kerugian negara.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPKP. Jika memang ada kerugian negara dalam proses pembangunan gudang pangan tersebut, kami akan segera melakukan penyidikan,” terang AKP Fadli, Rabu (16/1).

Seperti diketahui, pembangunan gudang cadangan pangan Karanganyar ditengarai terdapat penyimpangan. Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karanganyar beberapa hari lalu menemukan kejanggalan dalam penggunaan anggaran. Alokasi anggaran untuk pembangunan  gudang tersebut senilai Rp 517 juta namun DPRD menduga tak lebih dari separo untuk membangun seperti gudang pangan itu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge