0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Bencana Alam

Boyolali Bangun Gudang Pangan Kapasitas 100 Ton

Bupati Boyolali meresmikan Gudang Pangan di Teras, Rabu (16/1). (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Pemkab Boyolali punya cara tersendiri dalam mengantisipasi bencana alam, terutama dalam hal pangan. Yaitu dibangungnya gudang penyimpanan pangan dengan kapasitas 100 ton. Keberadaan gudang pangan ini diharapkan bisa mengatasi bencana terutama ketersediaan pangan.

Bupati Boyolali Seno Samudro saat meresmikan gudang pangan di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Teras, Rabu (16/1) mengatakan, gudang pangan ini akan menyimpan cadangan pangan, utamanya gabah yang siap digunakan bila ada bencana alam. Keberadaan gudang ini sekaligus sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat Boyolali yang tertimpa bencana.

“Dalam era kepemimpinan saya, kalau ada bencana, bupati masih tidur, bantuan sudah datang ke masyarakat. Jadi tidak ada lagi krisis pangan bagi korban bencana,” tandas Seno Samudro.

Selain gudang pangan, Pemkab juga telah mempersiapkan tujuh lumbung padi di Boyolal. Di antaranya Kecamatan Simo, Karanggede, Mojosongo dan Selo dengan kapasitas 30 ton.

Sementara itu terkait pengelolaan gudang cadangan pangan, menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Boyolali, Mulyatno, pihaknya sudah menyiapkan struktur organisasi melalui Unit Pelaksana Badan (UPB). Sementara untuk cadangan pangan, pihaknya sengaja memilih menyimpan GKG karena lebih awet dibandingkan beras. Gabah tersebut akan langsung digiling saat dibutuhkan. “Begitu dibutuhkan langsung kita giling,sehingga beras bantuan selalu baru,” ungkap Mulyatno.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge