0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pungli di Pasar Cepogo

Bupati Ancam Pelaku Pungli di Pasar Cepogo

Pedagang Pasar Sayur Cepogo mengaku dipungli (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Bupati Boyolali akan bertindak tegas bila Pungutan Liar (Pungli) nekat dilakukan. Bahkan tidak  segan-segan, Bupati membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

“Saya tidak akan mentolerir siapapun bila Pungli tetap dilakukan,” tandas Bupati Boyolali, Seno Samudro saat ditemui di Teras, Rabu (16/1).

Bupati menegaskan, sesuai dengan aturan maka pungutan retribusi hanya Rp 2 ribu. Sementara pungutan pada mobil sayur yang masuk ke Pasar Cepogo, sebelumnya mencapai Rp 7 ribu sekali masuk dan Rp 3 ribu keluar pasar dengan membawa muatan. Namun, meski saat ini pungutan turun menjadi Rp 5 ribu untuk mobil masuk dan Rp 2 ribu mobil keluar, tetap saja besaran pungutan jauh di atas ketentuan. Bahkan pungutan tersebut juga belum disertai karcis.

Pungli pada pedagang sayuran terungkap saat Komisi II DPRD Boyolali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar. Terungkap mobil pedagang yang masuk areal pasar diwajibkan membayar retribusi tanpa karcis untuk masuk Rp 7000. Sedangkan mobil keluar bermuatan, Rp 3000. Padahal sesuai ketentuan hanya Rp 2000.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge