0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

RSBI Dibubarkan, Perda Pendidikan Harus Direvisi

Solo — Pemkot Solo didesak segera melakukan revisi terhadap Perda No 4/2010 tentang Pendidikan. Seiring dengan pembubaran sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Perda tersebut sudah selayaknya direvisi.

Pasca pembubaran RSBI, Pemkot diminta segera membuat kebijakan baru untuk mencegah eksklusivitas sekolah. “Harus ada kebijakan khusus di Kota Solo. Pasca pencabutan status RSBI, nanti jangan hanya berubah nama saja, itu yang dikhawatirkan,” kata Koordinator Masyarakat Peduli Pendidikan Surakarta (MPPS), Hastin Dirgantari kepada wartawan, Rabu (16/1).

Dirinya khawatir, pasca pencabutan status RSBI, sekolah-sekolah yang dahulu berstatus RSBI hanya berubah nama saja seperti sekolah unggulan atau sekolah mandiri. “Itu kan sama saja. Tetap meminta pungutan yang mengarah pada komersialisasi,” terangnya.

Jika sekolah beralasan untuk menampung siswa yang mempunyai IQ tinggi, dirinya menyarankan agar memasukkan siswa ke dalam kelas khusus tanpa memberi label kelas-kelas unggulan seperti pada RSBI. “Untuk yang ber-IQ tinggi bisa saja dimasukkan ke dalam kelas akselerasi,” tuturnya.

Secara umum, MPPS meminta kepada Pemkot dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk memberikan informasi terkait pencabutan status RSBI oleh MK kepada masyarakat. Ia juga mendorong Pemkot supaya membuat kebijakan khusus agar jangan sampai menerapkan sistem yang sama bagi sekolah eks-RSBI.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge