0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Koridor Jensud Tahap II Diprediksi Mundur

Walikota Solo hadi Rudyatmo (pakai kaos bergaris-red) memimpin langsung persiapan Solo Car Free Night (CFN) di kawasan Jensud (timlo.net - dhefi)

Solo — Pembangunan koridor Jenderal Sudirman (Jensud) tahap kedua bakal mundur. Pemkot masih menunggu kucuran dana dari APBN untuk melanjutkan pembangunan koridor tersebut.

Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Kota Solo, Ahyani mengungkapkan, pihaknya masih menunggu kejelasan Pemerintah Pusat terkait turunnya anggaran senilai belasan miliar yang diajukan pada Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU). “Besok saya mau ke Jakarta dulu, menanyakan jadi dianggarkan di (APBN) tahun ini apa di Perubahan,” katanya kepada wartawan, Rabu (16/1).

Pada tahap II, pembangunan koridor dimulai dari jalan Mayor Kusmanto, kawasan jembatan gantung Kali Pepe sampai koridor Jl RE Martadinata. Pengajuan anggaran yang dilakukan oleh Pemkot berkisar sampai dengan Rp 20 miliar. Namun, Ahyani belum bisa memastikan apakah anggaran yang diminta sebesar itu bisa semuanya terealisasi atau tidak.

Di dalam pengajuan anggaran itu, termasuk konsep pembuatan parkir basement yang berlokasi di SPBU Lojiwetan saat ini. Dalam hal ini, Pemkot tidak memperpanjang sewa lahan untuk pengelola SPBU yang menyewa sejak puluhan tahun lalu.

Namun, kepastian pembuatan parkir basement masih menunggu kejelasan anggaran yang turun dari Pemerintah Pusat. “Kami belum tahu Pusat setuju dengan basement atau tidak. Kalau yang turun hanya ratusan juta saja ya yang basement diundur,” terangnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge