0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gamelan Sekaten Dibunyikan Seminggu

Pengageng Keraton, Kanjeng Pangeran (KP) Satriyo Hadinagoro (dok.timlo.net/dhefi)

Solo — Mendekati perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H yang jatuh pada Kamis (24/1) mendatang, bakal digelar salah satu tradisi utama yakni keluarnya seperangkat gamelan Sekaten yakni Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari dari Keraton Solo ke Masjid Agung Solo.

Ketua Panitia Pelaksana Maleman Sekaten 2013 Kanjeng Raden Mas Haryo (KRMH) Satriyo Hadinagoro, menjelaskan, rencananya even yang menjadi salah satu pelengkap dalam menyambut kegiatan datangnya Maulid Nabi Muhammad tersebut bakal digelar Kamis (17/1) mulai pukul 08.00 WIB. Setelah dikeluarkan, seperangkat gamelan tersebut akan dimainkan selama satu minggu penuh hingga puncak acara, yaitu keluarnya gunungan Mulud.

“Gamelan akan dikeluarkan besok (17/1) pada pukul 08.00 WIB. Mulai dipukul dan dibunyikan setelah Bakda Luhur hingga Bakda Ashar. Ini akan berlangsung selama satu minggu dan berakhir pada Kamis (24/1) yang ditandai dengan kundur (pulang)nya gamelan ke keraton dan puncaknya keluar Gunungan Mulud,” ujarnya kepaa Timlo.net, Rabu (16/1).

Ditambahkan Satriyo, kedua gamelan tersebut telah berusia ratusan tahun dan merupakan salah satu peninggalan dari masa Kerajaan Demak. Menurut kepercayaan, bahwa menginang di dekat gamelan Sekaten yang sedang dibunyikan akan membuat orang tersebut awet muda dan terjaga kejernihan pikirannya.

“Gamelan ini sudah turun temurun, bahkan sebelum keraton Solo ini berdiri sudah ada. Dan dulunya kedua gamelan tersebut merupakan peninggalan dari Kerajaan Demak. Konon apabila ada orang yang nginang di dekat gamelan saat dibunyikan akan membuat orang tersebut menjadi awet muda dan berpikiran jernih,” pungkasnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge