0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Yosca: Banyak yang nekad Belok

Jalan Jenderal Sudirman Dirantai Selamanya

kawasan Jalan Jenderan Sudirman Solo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo —  Rantai pembatas arus yang dipasang di kawasan Jl Jenderal Sudirman bakal dipasang selamanya. Semula, rencananya rantai sepanjang Tugu Pemandengan (Depan Balaikota) sampai Bundaran Gladak itu hanya dipasang satu bulan guna sosialisasi perubahan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedrajat mengatakan mengingat perilaku masyarakat yang sulit berubah maka pihaknya akan memasang rantai pembatas itu untuk selamanya. “Harusnya itu dihilangkan, cukup pakai marka. Namun perilaku masyarakat kita itu susah. Ada kesempatan sedikit belok. Sehingga rantai itu akan dipasang selamanya,” ujarnya kepada Timlo.net, Rabu (16/1).

Menurut Herman, sebenarnya pelanggaran yang dilakukan pengendara motor di kawasan tersebut jumlahnya sedikit. Hanya saja, bukan banyak sedikitnya pelanggaran melainkan akibat yang ditimbulkan pelanggaran yang berpotensi kecelakaan yang diantisipasi. “Sebenarnya kecil, tetapi lebih aman kalau dikasih rantai,” ujarnya.

Disinggung soal adanya pencurian rantai yang terjadi, Herman mengaku hal itu tidak akan menyurutkan niatnya untuk mempertahankan rantai di kawasan tersebut. “Ya kalau tidak dipasang rantai ya orang lain yang celaka. Meski dicuri ya akan kita kasih lagi,” ungkapnya.

Soal pengawasan agar rantai yang dipasang tidak hilang, Herman mengaku hal itu tidak bisa dilakukan sepenuhnya oleh Dishubkominfo. “Ya untuk pengawasan susah. Lha wong lampu nang ndhuwur we dipenek,” katanya sambil tertawa.

Lebih lanjut, Herman mengatakan konsep penindakan terhadap pelanggar di kawasan tersebut akan tetap diberlakukan mulai 26 Januari besok. “Ya tetap akan ditindak, namun yang menindak tentunya satuan lalu lintas. Teknisnya apakah mereka menepatkan personel yang tidak kelihatan atau bagaimana itu kebijakan mereka. Namun, saat launching kemarin, Satlantas sudah tahu bahwa mulai 26 Januari sudah bisa ditindak,” tuturnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge